LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tidak kasih karyawan izin kerja, Mandor PT Duta Palma dibacok

Terjadi pertengkaran mulut hingga akhirnya pelaku membacok sang mandor menggunakan sebilah parang

2016-07-01 00:40:40
penusukan
Advertisement

Tonindra (40), seorang Mandor kebun di PT Duta Palma I berdomisili di perumahan perusahaan tempat dia bekerja desa Penyaguan kecamatan Batang Gansal kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau, dibacok Junaidi (38) adik dari anak buahnya Norma (40) karena tidak memberi izin untuk tidak masuk kerja kepada kakaknya.

‎"Jadi pelaku ini Junaidi, seorang karyawan swasta yang beralamatkan di perumahan Divisi V PT Duta Palma I desa Penyaguan kecamatan Batang Gansal," ujar Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni saat dikonfirmasi merdeka.com Kamis (30/6) malam.

Menurut Abas, ‎peristiwa tersebut terjadi saat Norma yang merupakan karyawan PT Duta Palma I, yang tinggal serumah dengan pelaku (adiknya) di perumahan Divisi V PT Duta Palma I.

"Norma ini mengadu kepada pelaku (Junaidi) bahwa dirinya dianggap mangkir kerja pada Rabu (29/6) oleh korban yang merupakan atasan Kakak pelaku," ucap Abas.

Dijelaskannya, pelaku bukan merupakan karyawan PT Duta Palma I, namun tinggal di perumahan Perusahaan itu. Sebab istri pelaku adalah karyawan di perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit tersebut.

Setelah mendengar keterangan kakaknya yang mengaku tidak diberi izin dan dianggap mangkir dari pekerjaan, pelaku bersama kakaknya tersebut langsung pergi mencari korban, yakni sang mandor. Korban saat itu berada di areal kebun blok PQ 56 PT Palma 1 sedang mengawasi karyawan yang bekerja.

"Ketika pelaku sampai di TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan bertemu dengan korban, sempat terjadi pertengkaran mulut hingga akhirnya pelaku membacok korban menggunakan sebilah parang yang sebelumnya telah dibawa oleh pelaku dari rumahnya sebanyak 1 kali," kata menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1996 ini.

Setelah puas melampiaskan emosinya, pelaku pergi meninggalkan korban dengan kondisi luka bacok di bagian rahang sebelah kiri. Korban pun langsung dilarikan ke Klinik Duta Kencana Simpang PT KAT untuk mendapatkan perawatan medis.

"Sedangkan terhadap pelaku, masih dalam pengejaran oleh anggota Unit Reskrim Polsek Batang Gansal," pungkas Abas.

Baca juga:
Emosi disindir saat main judi, ayah ajak 2 anaknya buat aniaya teman
Hidup Ciplek berakhir tragis di Gang Sukun
Berkorban demi Ramadan, pria ini tikam remaja perempuan
Niat lerai perkelahian, Bripda Angga malah kena bacok
Kelakuan mahasiswa sekarang, tawuran karena cewek dan bunuh dosen
Gara-gara uang Rp 5.000, 3 sekawan di Palembang bunuh teman sendiri

Advertisement
(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.