LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tiap hari 4.000 liter BBM dan bahan pangan diterbangkan dari Pondok Cabe ke Palu

Selain pengiriman BBM, bantuan lain seperti mesin genset, produk makanan instan, air minum kemasan, perlengkapan wanita dan balita. Pengiriman BBM dan bahan logistik ini dilakukan menggunakan pesawat Pelita Air jenis ATR 72-500 PK-PAH.

2018-10-02 21:29:00
Gempa Palu
Advertisement

Sedikitnya 4.000 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) dan 4 ton bahan pangan, perlengkapan bayi dan wanita dikirimkan dari Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Selasa (2/10). Pengiriman ini akan dilakukan setiap hari.

Pengiriman barang bantuan ini, akan dilakukan secara bertahap selama satu pekan sambil melihat kebutuhan dan situasi di Palu, Sulawesi Tengah.

Corporate secretary PT Pelita Air Service Alicia Irzanova menerangkan, pihaknya fokus pada pengiriman bahan bakar minyak (BBM) untuk kebutuhan masyarakat di Palu.

Advertisement

"Pelita ditugaskan Pertamina untuk mengirimkan alat-alat untuk mendukung pendistribusian BBM di Palu, ada pipa dan Portabel SPBU yang akan kami terbangkan dari Pondok Cabe ke Palu," ucap dia di Hanggar 2 Bandara Pondok Cabe, kota Tangerang Selatan.

Selain pengiriman BBM, bantuan lain seperti mesin genset, produk makanan instan, air minum kemasan, perlengkapan wanita dan balita. Ini merupakan sumbangan dari sejumlah BUMN.

"Selain BBM kami juga dititipkan dari sejumlah BUMN barang-barang yang dibutuhkan pengungsi di Palu. Ada diantaranya mesin genset, perlengkapan wanita dan balita, makanan, pakaian dan selimut itu kami batasi maksimal 4-5 ton perhari. Satu hari hanya ada satu penerbangan pengiriman bantuan dari Pondok Cabe," ucapnya.

Advertisement

Pengiriman BBM dan bahan logistik ini dilakukan menggunakan pesawat Pelita Air jenis ATR 72-500 PK-PAH.

"Melihat volume barang bantuan yang masih banyak di Pondok Cabe, kami sedang mengusahakan untuk ditambah pesawat Casa 212," ucapnya.

Baca juga:
Pemerintah diminta tetapkan gempa Sulteng sebagai bencana nasional
Fraksi PKS minta anggota sumbang gaji bulan Oktober untuk korban gempa Sulteng
BNPB: Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong wilayah terparah
Dua pejabat KPU di Sulteng meninggal akibat gempa
Pencarian korban gempa Palu di reruntuhan Roa-Roa Hotel

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.