Terpilih Wapres, Ma'ruf Amin Mau Tokoh MUI Terus Dilibatkan di Pilpres Berikutnya
"Sepanjang sejarah belum pernah ketua MUI jadi wapres, kita berharap mudah-mudahan ini jadi kebiasaan," seloroh Ma'ruf.
Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Ma'ruf Amin menghadiri milad Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dia bercerita soal keterpilihannya sebagai wakil presiden.
Ma'ruf mengaku bersyukur saat dipilih Joko Widodo sebagai pendamping di Pilpres 2019 kemarin. Menurutnya, keputusan Jokowi itu sebuah rekor baru di mana calon kandidat pemimpin negara berasal dari lingkup ulama seperti MUI.
"Kita bersyukur bahwa Pak Jokowi sebagai calon Presiden mengajak saya ketua Umum MUI, sebagai calon wakil presiden. Ini harus disyukuri MUI," ujar Ma'ruf, Jakarta, di Grand Sahid Jakarta. Sabtu (27/7).
Ma'ruf berseloroh agar kondisi demikian terus terjadi di pemilihan presiden periode berikut-berikutnya. Ada tokoh MUI yang menjadi kandidat.
"Sepanjang sejarah belum pernah ketua MUI jadi wapres, kita berharap mudah-mudahan ini jadi kebiasaan," ucapnya disambut tepuk tangan para undangan yang hadir.
Dalam kesempatan yang sama, Ma'ruf juga mengingatkan peran MUI dalam bermasyarakat dan bernegara. Yakni menjaga persatuan serta menempatkan diri sebagai pelayan umat dan mitra pemerintah. Hal itu sesuai dengan tema milad tahun ini yang mengusung "Meningkatkan Perkhidmatan dan Kemitraan MUI dalam Rangka Penguatan Ukhuwah Islamiyah dan Persatuan Bangsa" .
Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB itu juga dihadiri Wapres Jusuf Kalla, Anggota DPD terpilih sekaligus cendikiawan muslim Jimmly Asshiddiqie, para pengurus MUI pusat dan daerah, serta para duta negara sahabat.
Baca juga:
Ma'ruf Sebut MUI Gerbong Bagi Kaum Muslim dalam Jalankan Syariat Islam
Hadiri Milad ke 44 MUI, Ma'ruf Amin dan Istri Umbar Senyum
Didampingi Sekjen PDIP, Ma'ruf Amin Hadiri Pembubaran TKN
Mufida Jusuf Kalla Ajak Istri Ma'ruf Amin Kunjungi Destinasi Wisata Malino
Ma'ruf Amin Tanggapi Amien Rais: Rekonsiliasi Tergantung Kesepakatannya Seperti Apa
Ma'ruf Amin Merasa Tak Perlu Dilibatkan dalam Penyusunan Kabinet