Termasuk Kota Toleransi Terendah, Jakarta Diminta Belajar dari Bekasi
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, menganggap rendahnya indeks kota toleran di Jakarta dipicu kisruh Pilkada DKI 2017 lalu.
Setara Institute memberikan penghargaan kota toleran 2018. Penilaian dilakukan pada 94 kota seluruh Indonesia.
Hasil penilaian mendapatkan 10 kota yang mendapat indeks kota toleran (IKT) tertinggi di Indonesia dan 10 kota dengan IKT terendah.
Peringkat pertama yang terendah atau urutan 94 adalah kota Tanjung Balai, Sumatera Utara. Adapun sembilan kota lain dengan minim toleransi adalah Banda Aceh, Jakarta, Cilegon, Padang, Depok, Bogor, Makassar, Medan dan Sabang.
Ketua Setara Institute Hendardi menilai, Jakarta perlu bejar dari tetangganya yakni Bekasi yang masuk 10 besar kota paling toleran. Penilaian tertinggi indeks kota toleran (IKT) adalah Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Sembilan kota lain yang toleransi tinggi adalah Salatiga, Pematang Siantar, Manado, Ambon, Bekasi, Kupang, Tomohon, Binjai dan Surabaya.
Menurutnya, Jakarta dan Bekasi memiliki kesamaan yakni warga yang heterogen.
"Betul harus belajar dari Bekasi, sebagai penyangga Jakarta. Ini menarik, penting pengembangan studi terhadap Bekasi kota penyangga yang heterogen, yang enggak beda dengan Jakarta tapi bisa menjadi masuk 10 kota toleran. (Jakarta) harus banyak belajar," ucap Hendardi di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, Jumat (7/12).
Hendardi mengatakan, penyebab Jakarta masuk 10 besar Kota toleransi terendah karena pusat politik dan kekuasaan.
"Masih banyak hambatannya anda tahulah berbagai aksi-aksi dan sebagainya yang berbendera politik identitas masih sering terjadi di Jakarta," ucapnya
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, menganggap rendahnya indekskota tolerandi Jakarta dipicu kisruh Pilkada DKI 2017 lalu.
"Sedih sekali, mari kita sudah dewasa jangan sampai urusan memilih kepala daerah memilih kepala RT RW jangan sampai pendekatannya yang justru memecah belah," ucap dia.
Baca juga:
Jokowi: Jangan Sampai Intoleransi dan Ekstrimisme Merusak Kerukunan
Ini 10 Kota Paling Toleran di Indonesia
PGI sebut sekolah minggu peribadatan, tidak tepat dimasukkan dalam RUU Pesantren
Wiranto sebut tingkat kerukunan menurun akibat penggunaan simbol agama di Pilkada
Empat tahun Jokowi-JK, Wiranto klaim demokrasi dan kerukunan umat beragama membaik
Ribuan warga lintas agama pawai Pemilu damai
Kisah persahabatan Ela dan Suster Edita, harmoni dalam perbedaan