Terkejutnya Mendikbud Dengar Pengakuan Pelajar Ikut Demo di Depan DPR
Terkait banyaknya pelajar yang ikut, pihaknya masih mendiskusikan soal pemberian sanksi. Karena, menurutnya, bukan sekedar sanksi yang harus diberikan, tapi harus juga mendidik.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menjenguk para pelajar yang dirawat di RS AL buntut aksi demonstrasi yang digelar Rabu (25/9) beberapa hari lalu. Sepulangnya dari Meksiko, ia langsung menuju RS Angkatan Laut, tempat para pelajar yang mengalami luka-luka dirawat.
"Tadi malam saya dari Bandara langsung menjenguk siswa yang masih dirawat di RS AL. Banyak pernyataan mereka yang menurut saya cukup menggembirakan, tetapi perlu bimbingan yang baik. Misalnya, ikut sertanya untuk membela negara, membela keadilan, NKRI harga mati, dan seterusnya," kata Muhadjir kepada Liputan6.com, Sabtu (28/9).
Dia pun merasa kaget, usai mendengarkan argumen dari para siswa. Yang menurutnya punya pandangan politik yang bagus.
"Saya juga kaget. Ada anak kelas 3 SMP, bapaknya penganggur, ibunya buruh cuci, tetapi pandangan politiknya sudah seperti mahasiswa," ungkap Muhadjir.
Terkait banyaknya pelajar yang ikut, pihaknya masih mendiskusikan soal pemberian sanksi. Karena, menurutnya, bukan sekedar sanksi yang harus diberikan, tapi harus juga mendidik.
"Kemendikbud melihat masalahnya dari perspektif kepentingan pendidikan. Kalau sedikit-sedikit main sanksi, itu namanya bukan pendidikan. Kalau seandainya ada sanksi harus dalam rangka mendidik," tuturnya.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Baca juga:
Mendikbud Klaim Sudah Minta Daftar Siswa Ikut Demo Depan Gedung DPR
Polisi Buru Pengirim Pesan Berantai Ajak Pelajar Demo di Depan DPR
Cerita Demo Pelajar di Medan, Bawa G-String Sampai Nangis Ditangkap Polisi
Komnas HAM Sarankan Polisi Bentuk Divisi Khusus Demo Mahasiswa
Polisi Klaim Mahasiswa & Pelajar Terlibat Demo Ricuh di DPR Sudah Dibebaskan