Terjaring razia, PSK di Serang bakal diarak keliling kota
Hal itu diharapkan dapat membuat efek jera bagi wanita-wanita 'nakal' itu.
Dinas Sosial Kota Serang akan mengarak PSK bila ditemukan beraktivitas di Kota Serang. Hal itu untuk mengantisipasi maraknya maraknya wanita penghibur di Kota Serang.
"Kami akan mengajukan SK (surat keputusan) terlebih dahulu kepada Pak Walikota, agar bisa melakukan operasi sendiri, nanti kami akan lakukan penjangkauan tersendiri. Kami akan arak mereka bersama masyarakat, ini sebagai bentuk efek jera," Kepala Dinas Sosial Kota Serang, Syamsuri Dahlan, Minggu (19/4).
Syamsuri menjelaskan langkah tersebut akan dilakukan apabila, PSK yang sudah tercatat kembali dan kembali tertangkap saat razia.
"Kalau ada PSK yang terjaring, kami akan pertemukan dengan orang tuanya. Siapa tahu orang tuanya tidak tahu profesi anaknya," ujarnya.
Dikatakan Syamsuri, ada sekitar 130 PSK yang terjaring selama razia yang dilakukan bersama-sama instansi terkait pada tahun 2013-2014. Pihaknya telah melakukan rehabilitasi dan penanganannya baru sebatas melakukan pembinaan terhadap PSK yang terjaring.
"Mudah-mudahan dengan cari ini dapat menimbulkan rasa malu dan efek jera bagi PSK," katanya.
Berdasarkan pantauan, di sekitar alun-alun Kota Serang terdapat wanita penghibur yang menjajakan diri di sekitar Alun-alun Barat dan Timur Kota Serang. Pemandangan itu terjadi setiap malam di ibu Kota Provinsi Banten tersebut.
Baca juga:
Banyak kos-kosan 'liar' di Tebet, rawan jadi ajang prostitusi
Keluh kesah warga soal prostitusi terselubung di Tebet
Lokalisasi ditutup sebelum Ramadan, PSK dapat pesangon Rp 5 juta
Ahok sebut ada politikus & pejabat doyan 'jajan' cewek muda & putih
Djarot ngaku sering dapat SMS mesum, Ahok bingung kenapa tak terima
Kematian Deudeuh ungkap parahnya prostitusi online
Tanggapi kasus Deudeuh, Ahok kembali wacanakan bangun lokalisasi