Terima Mesin Braille, Mensos Harap Bisa Membuat Anak Netra Mudah Belajar
“Anak netra bisa mandiri dengan membaca buku dengan tulisan braille tentang belajar ternak, membuat kue, membuat kopi, serta ternak,” ungkapnya.
Kementerian Sosial menerima hibah satu unit mesin braille embosser dengan fitur voice Rp350 juta dari Institut Teknologi Telkom (ITT) Surabaya. Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan mesin tersebut sangat bermanfaat bagi anak-anak netra agar bisa lebih mandiri.
“Hibah mesin braille membantu anak-anak netra mandiri, mudah belajar, bisa melanjutkan kehidupan serta mengurangi ketergantungan pada orang lain,” katanya dikutip dalam keterangan pers, Sabtu (8/5).
Dia mengatakan para anak-anak netra bisa mandiri membaca buku dengan alat tersebut. Sehingga dapat belajar apapun mulai dari ternak hingga membuat kue.
“Anak netra bisa mandiri dengan membaca buku dengan tulisan braille tentang belajar ternak, membuat kue, membuat kopi, serta ternak,” ungkapnya.
Sementara itu Risma menjelaskan cara kerja dari mesin braille ini, yaitu dari buku biasa lalu di-covert menjadi huruf-huruf braille. Sehingga bisa lebih mudah untuk dibaca.
“Dari buku biasa yang di-convert menjadi huruf-huruf braile dalam buku dan itu menjadi lebih mudah bagi anak-anak netra,” bebernya.
Rektor IT Telkom Surabaya Tri Arief Sardjono menyatakan, kelebihan Mesin Braille Embosser tidak hanya didukung kecepatan 1200 halaman per jam. Mesin tersebut kata dia dilengkapi dengan 14 fitur suara.
“Mesin ini untuk publisher yang didukung kecepatan 1200 halaman per jam dan kelebihan lainnya ada 14 fitur suara dan itu tidak ada di mesin-mesin braille serupa buatan dari luar negeri,” ujarnya
Dia membeberkan cukup menekan tombol sekali akan keluar suara yang menginformasikan suatu fungsi. Kemudian jika diteruskan sekali lagi maka akan bekerja sesuai dengan suara yang diinformasikan tersebut.
“Kelebihan mesin braille hemat listrik, kompatibel, bergaransi seumur hidup, diproduksi dalam negeri kecuali untuk komponen IC,” bebernya.
Baca juga:
Bantah Terima Fee, Sekjen Kemensos Mengaku Hanya Dapat Sepeda Brompton
Data Ganda Penerima Bansos di Kemensos, PPP Nilai Perlu Sumber Tunggal
Kemensos Beri Tabungan Rp100 Juta kepada Anak-anak Almarhum Letda Laut (T) Rintoni
Diah Pitaloka Minta Kemensos Segera Perbaiki Data Ganda Penerima Bansos
Pegawai Kemensos Terima 'Uang Lelah' dari Penyuap Dana Bansos Covid-19