LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tergiur Tiket Murah ke Selandia Baru, Duit Rp42 Juta Raib

"Awalnya saya pernah pesak tiket ke NTT, dari normalnya Rp2 juta, hanya Rp1 juta. Lalu dia tawarkan ke New Zealand dari normal Rp12-an juta hanya Rp8 juta," ucap dia.

2020-02-08 00:03:00
Penipuan
Advertisement

Tergiur iming-iming tiket pesawat murah tujuan luar Negeri, lima warga Kota Tangerang Selatan, melapor ke Polres Kota Tangerang, menjadi korban penipuan.

"Kami laporkan YHN, atas dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan kepada kami dengan laporan LP/141/K/II/2020/SPKT/Res Tangsel PENIPUAN DAN ATAU PENGGELAPAN, 378 KUHP JO PASAL 372 KUHP," kata Zevrijn korban penipuan tiket pesawat di Mapolresta Tangsel Jumat (7/2).

Zevrijn mengaku kehilangan uang Rp42 juta untuk pembayaran tiket pulang pergi tujuan New Zealand (Selandia Baru) yang dipesan untuk 5 orang.

Advertisement

Dia mengaku tergiur dengan iming-iming tiket murah yang ditawarkan pelaku, karena sebelumnya pernah mencoba memesan tiket domestik tujuan NTT dengan harga 50 persen lebih murah.

"Awalnya saya pernah pesak tiket ke NTT, dari normalnya Rp2 juta, hanya Rp1 juta. Lalu dia tawarkan ke New Zealand dari normal Rp12-an juta hanya Rp8 juta," ucap dia.

Advertisement

Apalagi YHN, lanjutnya langsung memberikan kode booking penerbangan yang dipesan, setelah pembayaran tiket dilunasi.

"Ternyata itu bohong, entah palsu atau bagaimana. Karena saat kami cek ke maskapai enggak ada kode booking itu, setelah saya sudah gagal terbang," ucapnya.

Senada dengan Zevrijn, AS warga Serpong mengaku telah membayar Rp42,5 juta, untuk 5 tiket pesawat tujuan Eropa.

"Saya belum lama mengenal, kenal karena sama-sama di komunitas menembak dan berburu. Kemudian ditawari tiket ke Eropa seharga Rp8 juta, saya pesan 5 untuk penerbangan Desember bersama keluarga, tapi sampai hari ini tidak ada kejelasan," ucap dia.

Dia berharap, pelaku bisa segera ditangkap dan tak ada lagi korban kejahatan dari pelaku.

"Saya yakin korbannya tak hanya kami. Tapi ada banyak orang atau mungkin korporasi. Dengan laporan ini kami berharap dia segera bisa diamankan dan tak ada lagi korban-korbannya," ucap AS.

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.