Terduga teroris ditangkap di Depok, sehari-hari berjualan mi ayam
Warga sekitar, Muinah mengatakan, salah satu yang diamankan adalah LK (30). Dia sehari-hari berjualan mi ayam.
Salah satu terduga teroris yang diamankan di Depok, Senin (9/7) sore sehari-hari bekerja sebagai penjual mi ayam. Warga sekitar Kampung Bojong Lio pun terkejut dengan penanganan tersebut.
Warga sekitar, Muinah mengatakan, salah satu yang diamankan adalah LK (30). Dia sehari-hari berjualan mi ayam. "Dia dagang tepat di sebelah rumah saya, tapi waktu ditangkap dia sedang di rumah MAS, mereka saling kenal," katanya, Selasa (10/7).
Informasi yang dia ketahui, LK adalah warga Sukabumi. Kemudian dia pindah ke Depok tepatnya di Kampung Bojong Lio, lima tahun lalu. LK diketahui pernah menikah.
"Dia tinggal di atas kerja dulu sebelumnya, buka warung mi ayam baru enam bulan," ucapnya.
Muinah tidak begitu mengenal sosok LK. Karena LK pribadi yang tertutup. "Dia agak tertutup, istrinya juga namun ramah setiap melayani pelanggan di warung mi suka nyapa," ungkapnya.
Dia menambahkan, sedangkan MAS adalah warga Tegal. Sudah 10 tahun tinggal di Kampung Bojong Lio. Sehari-hari MAS juga tertutup. Istrinya juga tertutup pada orang lain.
"Hampir jarang bergaul, kalau soal pengajian atau apapun saya kurang mengetahui. MAS memang lama tinggal di sini, karena menempati hak waris rumah milik istri pertamanya," tandasnya.
Sewaktu dilakukan penangkapan terhadap kedua orang tersebut banyak warga yang melihat. "Banyak yang teriak, ada yang bilang tukang mi di tangkap gitu katanya," tutupnya.
Baca juga:
Dua terduga teroris dikabarkan ditangkap di Depok
Densus 88 dikabarkan tangkap 2 terduga teroris di Sukabumi
Densus 88 tangkap pelatih sekuriti terduga teroris di Jakarta Pusat
Densus 88 tangkap seorang penjual bubur ayam di Sukoharjo
Kades sebut 3 orang yang ditangkap Densus 88 di Gorontalo adalah transmigran
Densus 88 tangkap satu keluarga di Lebak, diduga terkait terorisme