Densus 88 tangkap seorang penjual bubur ayam di Sukoharjo
Merdeka.com - Densus 88 Antiteror,menggeledah sebuah rumah di Desa Purbayan Kecamatan Baki, Sukoharjo, siang ini. Polisi memasang garis polisi di gang masuk sebuah rumah kontrakan kecil berwarna oranye.
Kapolsek Baki, Sukoharjo, AKP Sunarto membenarkan adanya penangkapan warga berinisial US. Menurutnya saat ini sejumlah anggota Densus 88 masih berada di lokasi kejadian.
"Iya ada penangkapan oleh Densus 88. Ini masih menjemput istri terduga. Saya hanya diperintah Kapolres untuk membantu pengamanan saja. Yang lainnya saya nggak tahu," ujar Kapolsek saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (28/6).
Sejumlah tetangga mengaku tidak mengenal dekat US. Karena dia bukan asli warga desa setempat. Sehari-hari US bekerja sebagai penjual bubur ayam di depan Perumahan Tiara Ardi, yang berjarak 1 kilometer dari rumahnya.
"Jadi US ini ngontrak disini sejak 4 bulan lalu. Saya belum tahu datanya, dari mana asal usulnya," ujar Budi Sriyanto, Lurah Desa Purbayan.
Budi mengaku mendapatkan pemberitahuan penangkapan tersebut dari petugas kepolisian. Menurut dia, ada seorang laki-laki dengan usia sekitar 27 tahun telah dibawa 4 orang petugas berpakaian preman. US menurut dia, tinggal di kontrakan bersama istri dan kedua anaknya.
"Ada 4 orang tadi naik sepeda motor dan langsung membawa US. Saya nggak tahu dibawa kemana, tapi memang tidak ada perlawanan atau tembakan juga tidak ada," jelasnya.
Lebih lanjut Budi menjelaskan, US ditangkap petugas seusai melakukan salat Duhur di Masjid Solohin, desa Purbayan. Penangkapan dilakukan di jalan dekat rumahnya.
Sementara itu hingga sore ini rumah kontrakan US masih dipenuhi warga yang penasaran. Tak ada penjagaan ketat atau aparat yang bersenjata. Sekitar rumah US hanya dijaga oleh petugas Polsek dan Koramil Baki.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya