Terapis mesum juga terima job via telepon, lokasi terserah pelanggan
Biasanya customer yang menghubungi lewat telepon adalah orang yang singgah di Semarang.
Selain melakukan terapi spa dan massage, A (25), salah seorang terapis di sebuah hotel bintang empat di Kota Semarang, juga mau memberikan layanan plus-plus kepada tamu hotel yang meminta. Layanan plus-plus dilakukan jika sang tamu meminta terapi dilakukan di kamar tempatnya menginap.
Namun rupanya, layanan plus-plus tak hanya dilakukan di kamar hotel tempatnya bekerja saja. A mengaku juga menerima order melalui sambungan telepon. Namun, layanan melalui telepon ini hanya dijalaninya saat dirinya libur bekerja saja.
Biasanya, orang yang meneleponnya mendapatkan nomor handphone-nya dari temannya sesama terapis yang mengiklankan layanan massage secara pribadi di internet.
"Jadi ada teman aku itu buka layanan massage secara online. Dia sendiri yang jalani. Dia iklanin di internet. Jadi orang telepon teman aku terus kasih alamat tempat orang itu, mau hotel, apartemen, kost atau rumah. Terus teman aku datang ke alamat itu,' kata A kepada merdeka.com, di hotel tempatnya bekerja, di Semarang, beberapa waktu lalu.
Karena temannya itu bekerja seorang diri tak bisa memenuhi semua panggilan dari orang yang mau dimassage. Alhasil, nomor handphone customer itu diberikan kepada A.
"Jadi di-over ke aku. Terus aku sms orang itu. Aku bilang 'Aku temannya si ini yang tadi bapak minta di-massage'. Terus aku bilang kalau teman aku lagi gak bisa. Aku tawarin diri buat gantiin. Nah kalau dia mau dan harga deal ya sudah aku ke tempat dia," katanya.
Biasanya, kata dia, customer yang menghubungi lewat telepon adalah orang yang singgah di Semarang alias bukan orang yang menetap di Semarang. Mereka kebanyakan menginap di hotel.
Awalnya, mereka meminta massage. Namun, setelah di-massage pembicaraan pun menjurus kepada layanan plus-plus. Customer biasanya meminta layanan lebih darinya.
"Ya kalau harganya cocok ya akhirnya jadi. Tapi kalau gak cocok ya aku cuma massage dia saja," ujarnya.
Baca juga:
Ada pemijat plus lulusan S1, tapi ogah kerja kantoran
Dari uang pijat mesum, terapis hotel ini bisa buat toko sembako
Peraturan pemijat mesum di hotel berbintang, tamu harus dibagi rata
Pijat mesum di hotel berbintang, pakai plus-plus Rp 1 juta
Pijat mesum di hotel berbintang empat
Pijat puas sampai tuntas