LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Temui Wapres JK, Ketum Pemuda Muhammadiyah dorong pembentukan TGPF Novel Baswedan

Dalam pertemuan, Wapres JK belum menyetujui rencana pembentukan TGPF. Namun, dia berjanji akan angkat bicara soal pembentukan tim tersebut.

2017-11-02 16:02:49
Novel Baswedan disiram air keras
Advertisement

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menerima Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak di Istana Wakil Presiden, Jakarta. Keduanya membahas soal rencana pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

"Jadi saya meminta Pak JK untuk mendorong TGPF. Kemarin kan saya dengan mantan-mantan pimpinan KPK sudah bertemu pimpinan KPK ya, karena mereka enggak jelas sikapnya," kata Dahnil usai bertemu Wapres JK, Kamis (2/11).

Dalam pertemuan, Wapres JK belum menyetujui rencana pembentukan TGPF. Namun, dia berjanji akan angkat bicara soal pembentukan tim tersebut.

"Yang jelas beliau akan bicara," katanya.

Dahnil meyakini ada muatan politis di balik lambannya penuntasan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Bahkan Korps Bhayangkara dinilai sengaja membangun opini seolah sangat sulit menangkap pelaku penyiraman tersebut.

"Pernyataan Kadiv Humas katanya ini bisa tahunan, kemudian Pak Tito menyampaikan ini lebih sulit dari kasus terorisme, lebih berat dari bom Bali dan sebagainya. Narasi yang dibangun seolah-olah ini masalah teknis tetapi kami melihat itu nonteknis," tegasnya.

Dahnil menegaskan, TGPF kasus Novel Baswedan harus dibentuk. Nantinya, tim itu diisi oleh tokoh-tokoh kredibel, independen, dan bisa dipercaya.

"Kami punya nama-mana (tokoh) itu. Pada prinsipnya sebenarnya Pemuda Muhammadiyah, Kontras, dan sebagainya sudah mengumpulkan sejumlah data," ujarnya.

"Kalau data itu diserahkan kepada kepolisian secara organik, terus terang kami ragu," lanjutnya.

Selain soal pembentukan TGPF kasus Novel, Wapres JK dan Dahnil juga membahas soal rencana tanwir Pemuda Muhammadiyah, dan soal interfaith dialouge yang akan digelar Pemuda Muhammadiyah dalam waktu dekat.

Baca juga:
Polri sebut minimnya saksi dan alat bukti jadi kendala ungkap kasus penyiraman Novel
Tabir gelap kasus Novel Baswedan
Abraham Samad sebut banyak kasus penyerangan pegawai KPK tak terungkap
Taufik Kurniawan tak masalah pembentukan TGPF kasus penyiraman Novel
Ungkap kasus penyiraman Novel, Abraham Samad desak pembentukan TGPF
Kabareskrim akui sulit ungkap kasus penyiraman air keras Novel Baswedan

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.