LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Temui ratusan pendemo, DPR janji perjuangkan nasib perawat honorer

Temui ratusan pendemo, DPR janji perjuangkan nasib perawat honorer. Arteria Dahlan mengatakan, bahwa komisi sudah membulatkan keputusan untuk memperjuangkan nasib para perawat honorer.

2017-03-16 13:49:21
Demo
Advertisement

Dua anggota Komisi II DPR menemui Persatuan Perawat Nasional Indonesia yang sejak tadi pagi melakukan unjuk rasa di depan gedung DPR. Haerudin Amin (Fraksi PAN) dan Arteria Dahlan (Fraksi PDIP) yang menemui ratusan pendemo untuk mendengarkan aspirasi mereka.

Haerudin mengatakan, Komisi II DPR akan memperjuangkan nasib para perawat honorer dalam kesempatan rapat kerja dengan Menpan (Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara) yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Dalam waktu dekat kami (Komisi II) akan melakukan rapat kerja dengan Menpan (Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara). Kami akan berjuang," ungkapnya kepada pengunjuk rasa.

Selain itu, Haerudin juga meminta pengunjuk rasa untuk mengawal proses itu. Ia juga mengatakan bahwa Komisi II tidak akan mengkhianati apa yang telah dikatakan.

"Silakan kawal. Kami tidak akan bohong atau khianat dengan apa yang kami sampaikan," tambahnya.

Senada dengan itu, Anggota komisi II yang lain, Arteria Dahlan juga mengatakan bahwa komisi sudah membulatkan keputusan untuk memperjuangkan nasib para perawat honorer.

"Komisi sudah dalam kesepakatan bulat untuk memperjuangkan nasib saudara-saudara," ujar Arteria, yang menyapa para pengunjuk rasa dengan sebutan 'Patriot Kesehatan'.

Menurutnya, berbicara tentang kesehatan bukan hanya berbicara soal kompetensi, tapi berbicara juga tentang investasi.

"Bicara tentang kesehatan bukan hanya bicara tentang kompetensi, bukan hanya soal apakah pintar atau tidak. Bicara kesehatan berarti bicara investasi. Sama dengan bicara tentang pembangunan jalan tol," ungkap Arteria.

Dia juga menambahkan, Komisi II DPR telah menurunkan tim ke daerah-daerah untuk menilai proses tes PNS. Komisi II juga telah minta juga kepada Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) agar juga mengawal proses tes.

"Kami sudah turunkan tim. Kita minta juga pada Kemendagri supaya bupati dan gubernur jangan main-main," tegasnya.

Dengan demikian, kata Arteria, tidak ada lagi perawat Yamaha (Yang Masih Harian) dan perawat HONDA (Honorer Daerah).

Untuk diketahui, PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia)dan Forkot PHI (Forum Komunikasi Perawat Honorer Indonesia) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI, untuk menuntut agar mereka segera diangkat menjadi PNS dan meminta Revisi Undang-Undang ASN (Aparatur Sipil Negara).

Baca juga:
Tuntutan tak dipenuhi, perawat ancam bakal bikin aksi lebih besar
Ratusan perawat demo di depan gedung DPR, tuntut dijadikan PNS
Konflik lahan, ratusan warga Suku Sakai geruduk kantor Gubernur Riau
Protes pemukulan, puluhan wartawan geruduk Kantor Gubernur Sumut
Aksi kaum ibu di Montenegro nekat mogok makan dan tidur di jalan
Ribuan sopir di Denpasar kembali demo tolak taksi online
Tuntut gaji, ratusan pekerja pabrik karet geruduk DPRD Mojokerto

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.