Seorang wanita terbangun saat menggelar aksi mogok makan dan tidur di depan gedung parlemen di Podgorica Montenegro, Rabu (15/3). Aksi belasan wanita ini merupakan sebagai bentuk penolakan terhadap keputusan pemerintah Montenegro mengurangi tunjangan bagi kaum ibu beranak tiga atau lebih sebesar 25 persen. Demo ini rencananya akan berlangsung selama 12 hari hingga pemerintah membatalkan keputusan tersebut.