Temuan Viostin DS mengandung minyak babi, Polri siap bantu BPOM razia toko obat
Dua suplemen makanan tersebut diketahui adalah Viostin DS yang diproduksi oleh PT Pharos Indonesia dengan nomor izin edar (NIE) POM SD.051523771 nomor bets BN C6K994H dan Enzyplex tablet produksi PT Medifarma Laboratories NIE DBL7214704016A1 nomor bets 16185101.
Kapsul Viostin DS dan Enzyplex diketahui mengandung minyak babi. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) sudah meminta kapsul tersebut ditarik dari peredaran.
Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal, mendukung langkah BPOM yang sigap menarik kapsul suplemen tersebut. "Pada prinsipnya Polri akan mendukung, bukan sekali ini saja BPOM itu sudah menjadi mitra Polri untuk melakukan penegakan hukum, penegakan hukum bukan hanya ada di KUHP," kata Iqbal di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (2/2).
"Tapi ada pada UU yang mengatur regulasi-regulasi pada domain masing-masing kelembagaan, kementerian, instansi stakeholder lainnya. Kita pasti akan mendukung dan proses upaya paksa sesuai dengan regulasi kita akan tampil, pasti itu," ujarnya.
Dukungan Polri terhadap BPOM, dia mencontohkan dengan ikut melakukan razia di beberapa toko makanan atau obat-obatan. Jika terbukti melanggar dan melakukan kesalahan, maka produsen obat hingga toko yang menjual akan ditindaktegas.
"Jelas (ikut razia toko). Bukan hanya kali ini saja ya. (Kalau ada yang terbuka melanggar) iya jelas, kalau ada barang bukti, motifnya apa proses hukum," tandasnya.
Dua suplemen makanan tersebut diketahui adalah Viostin DS yang diproduksi oleh PT Pharos Indonesia dengan nomor izin edar (NIE) POM SD.051523771 nomor bets BN C6K994H dan Enzyplex tablet produksi PT Medifarma Laboratories NIE DBL7214704016A1 nomor bets 16185101.
Baca juga:
BPOM minta produsen tarik suplemen Viostin DS & Enzyplex karena mengandung DNA babi
Ketua DPR bahas kasus suplemen mengandung DNA babi ke Rapim
Toko liquid di Aceh berbahan tak sesuai BPOM digerebek
Diduga berbahan kadaluarsa, pabrik STMJ di Surabaya digerebek polisi
Razia supermarket jelang Natal, BB POM temukan salmon fillet kedaluarsa