Tembok yang Tutup Akses Rumah Tahfiz di Makassar Dibongkar
Sementara keluarga Amiruddin, Achmad Akbar, mengakui terjadi kesalahpahaman terkait penembokan pintu akses rumah tahfiz dan warga tersebut. Pihaknya pun meminta maaf terjadinya kesalahpahaman tersebut.
Kasus penembokan pintu akses rumah warga dan tahfiz di Jalan Ance Dg Ngoyo Lr 5, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar akhirnya berakhir damai. Keluarga anggota DPRD Pangkep, Amiruddin sepakat membongkar tembok tersebut.
Camat Panakkukang, Thahir Rasyid Dg Ngalli, mengatakan pihaknya sudah berkoordinsi dengan pihak keluarga Amiruddin untuk meluruskan dan menyelesaikan masalah penembokan akses pintu rumah tahfiz dan warga. Thahir mengatakan kejadian tersebut murni karena kesalahpahaman antar warga.
"Kejadian ini murni karena kesalahpahaman antara sesama warga. Saya selaku pemerintah merasa memiliki, karena ini adalah fasum sehingga menegur karena membangun tembok itu," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (24/7).
Setelah adanya komunikasi tersebut, Thahir menegaskan pihak keluarga dari Amiruddin sepakat untuk membongkar tembok tersebut. Ia mengaku, keluarga Amiruddin sebenarnya ingin merobohkan sendiri tembok tersebut pada Jumat (23/7) malam.
"Ini fasum boleh diakses oleh semua warga. Beliau juga menyadari ini terjadi kelalaian, sehingga berbesar hati beliau membongkar sendiri," kata dia.
Sementara keluarga Amiruddin, Achmad Akbar, mengakui terjadi kesalahpahaman terkait penembokan pintu akses rumah tahfiz dan warga tersebut. Pihaknya pun meminta maaf terjadinya kesalahpahaman tersebut.
"Saya atas nama keluarga, mohon maaf beribu-ribu maaf atas tindakan kami yang sama sekali tidak terpuji dan tidak benar. Apalagi kita tahu kegiatan di belakang ini adalah tahfiz sangat luar biasa dan harus kita dukung," ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak kecamatan dan kepolisian yang telah melakukan mediasi dan pendekatan sehingga masalah tersebut bisa selesai. "Tentu saya selaku keluarga mengucapkan terima kasih kepada pak camat, karena beliau ini pendekatannya sangat luar biasa," ucapnya.
Baca juga:
Anggota DPRD Pangkep Diduga Menembok Pintu Rumah Tahfiz Alquran di Makassar
PAN Marah Kadernya Menembok Pintu Rumah Tahfiz Alquran di Makassar
Anggota DPRD Pangkep Bantah Bangun Tembok Karena Risih Dengar Suara Anak-Anak Tahfiz
Satpol PP Pemkot Makassar Bagikan Paket Bahan Pokok Kepada Pedagang Kaki Lima
Wali Kota Danny Akan Ulangi Kerja Sama SDM bersama Singapore Cooperation Enterprise
Dalam Sepekan, 7 Pasien Bergejala Covid-19 di RSUD Daya Makassar Minta Pulang Paksa