Telusuri latar AJ & S, polisi bakal periksa kepala security Exxon
Sudah tujuh tersangka diperiksa, termasuk kedua pelaku.
Hingga saat ini, penyidik Polda Metro Jaya sudah memeriksa tujuh orang saksi terkait kasus penyanderaan dan juga perampokan di perumahan elite Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (3/9). Tujuh tersangka itu termasuk dua orang tersangka.
Dalam waktu dekat, kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, akan memeriksa saksi dari chief security.
"Sudah tujuh saksi. Kemudian dari chief security Exxon, rencana Kamis akan periksa," ujar di Polda Metro Jaya, Selasa (6/9).
Pemeriksaan itu, kata Awi, nantinya akan mendapatkan peryataan juga keterangan, di mana diketahui salah satu tersangka berinisial AJ, merupakan mantan security di Exxon Mobil.
"Kita bertahap. Nantinya akan ada klarifikasi bahwasanya tersangka pernah kerja di Exxon. Kita akan luruskan," ujarnya.
Usai tersangka AJ berhenti dari security Exxon Mobil, pihak kepolisian tidak mengetahui aktivitas pelaku.
"Dia kerja sampai 4 Juli, pekerjaannya sekurity di ExxonMobil. Setelah itu kita belum tahu dia kerja apa," pungkasnya.
Baca juga:
Kasus perampokan di Pondok Indah, polisi buru 3 rekan AJS
Penyandera Pondok Indah beli senpi seharga Rp 140 juta
Bantah perampokan, JS dan Asep Sulaiman sempat salat jemaah
Kuasa hukum sebut motif penyanderaan di Pondok Indah karena privasi
Penyandera di Pondok Indah beli pistol dari mantan polisi dan TNI AL