LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tekan konsumsi, Bupati Dedi perintahkan puasa dan sisihkan beras

Dedi meminta warga saling bantu jika ada yang tidak sanggup membeli bahan pangan.

2016-02-03 12:49:53
Dedi Mulyadi
Advertisement

Sebagai bentuk prihatin terhadap daya beli masyarakat yang menurun, Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, menerbitkan surat edaran mengenai Gerakan Empati Penggunaan Bahan Pangan. Surat itu memerintahkan seluruh anak buahnya berpuasa dua kali sepekan, dan meminta warga menyisihkan beras.

Perintah itu diterbitkan sejak 1 Februari lalu. Dalam surat disebutkan, tujuan kebijakan itu buat efisiensi konsumsi bahan pangan seperti beras, terigu, daging, minyak, gula, dan garam, sebagai bentuk upaya ketahanan pangan masyarakat.

Dikatakan Dedi, Pemkab Purwakarta mengimbau para pejabat Eselon II, III, IV, PNS, Guru, Camat, Lurah/Kades, Dharma Wanita, PKK, dan Ketua RT/RW berpuasa dua hari dalam sepekan, bagi yang mampu.

"Ini bentuknya imbauan saja. Dua hari, seminggu. Bebas mau kapan saja. Untuk yang muslim bisa disesuaikan dengan puasa sunah Senin-Kamis," kata Dedi di Purwakarta, Rabu (3/2).

Dedi juga meminta warganya kembali menggalakkan kebiasaan 'Beras Perelek'. Yaitu menyisihkan beras sebanyak 1/2 gelas beras setiap harinya, dan kemudian disimpan oleh Ketua RT di lingkungan masing-masing, lantas diberikan buat membantu warga tidak mampu.

Dedi juga meminta masyarakat mengonsumsi makanan yang baik dan berkualitas. Namun jika tidak mampu membeli bahan pangan, dia meminta warga segera menghubungi Ketua RT/RW atau perangkat desa setempat.

Surat edaran itu sudah disebar. Salah satunya melalui apel pagi diikuti para pejabat, termasuk dari sejumlah kecamatan di wilayah Purwakarta. Dedi juga menunjukkan contoh tempat beras perelek terbuat dari bambu, yang nantinya akan digantung di setiap rumah warga.

"Silakan kreasikan lagi setiap desa untuk membuat tempat beras perelek. Agar setiap tempat punya ciri khas masing-masing, dan bisa menjadi tujuan wisata nantinya," ujar Dedi.

Baca juga:
Ide 'gila' Bupati Dedi, Waria insyaf dijadikan Satpol PP & pemadam
Kisah balita diterlantarkan hingga biaya berobat dijamin Bupati Dedi
Bupati Dedi wajibkan kaset mengaji diputar di kantor pemerintah
Bupati Purwakarta pamer pembangunan daerahnya dalam seminar di UI
Terobosan Bupati Purwakarta, dari kebersihan sampai atur jam pacaran

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.