LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Taufiequrachman Ruki: Belakangan Banyak Yang Mengaku Pancasilais

Dia justru mempertanyakan kepada kelompok yang menuding tersebut. Mantan pimpinan KPK tersebut menilai sejak UUD 1945 diamandemen sampai tahun 2002, Pancasila sudah tidak lagi menjadi dasar falsafah negara.

2019-02-06 12:23:00
Pancasila
Advertisement

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Taufiequrachman Ruki, hadir acara penyampaian aspirasi kepada Ketua MPR RI, tentang mengapa kita harus kembali ke UUD 1945. Dalam pidatonya, Ruki sempat menyinggung saat ini banyak orang mengaku Pancasilais.

"Belakangan dunia politik banyak beredar omongan, mengaku Pancasila, serta tuduhan terhadap kelompok yang tidak paham Pancasila, anti NKRI," ucap Ruki di Gedung Nusantara IV DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (6/2).

Dia justru mempertanyakan kepada kelompok yang menuding tersebut. "Pancasila yang mana yang mereka maksudkan. Pahamkah mereka yang mengaku Pancasilais?" tanya Ruki.

Advertisement

Sebab menurutnya, sejak UUD 1945 diamandemen sampai tahun 2002, Pancasila sudah tidak lagi menjadi dasar falsafah negara.

"Dan tidak lagi menjadi sumber kebijakan, pemerintahan serta pengelola negara. Pancasila sudah dinyatakan hanya sebagai salah satu empat pilar kebangsaan. Bahkan, kalau mau jujur, sesungguhnya tidak ada fungsinya," ungkap Ruki.

Dia lantas mengkritik amandemen UUD yang membuat UUD 1945 kehilangan roh dan jiwanya.

Advertisement

"UUD 1945 yang merupakan tesis, acuan dasar dalam bernegara dan pemerintah, tahun 2002 sudah dibongkar total. Tidak tanggung-tanggung," jelas dia.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Gerakan Kebajikan Pancasila Gelar Aksi Pemilu Gembira Melawan Hoaks
Menhan Sebut Abu Bakar Ba'asyir Jangan Numpang Lama di RI Kalau Tak Akui Pancasila
Ahmad Basarah Puji Bupati Tabanan yang 'Bumikan' Pancasila Lewat Salawat
Soal Ba'asyir Diminta Teken, Haris Azhar Sebut Pancasila Bukan Naskah & Kuitansi
PBNU: Indonesia Sudah Final, Tak Usah Lagi Ngomong Khilafah dan Negara Islam
Jokowi Minta Kader PDIP Gotong Royong Jaga Pancasila
Putra Ma'ruf Amin: Indonesia Bisa Berjaya Berkat Bhinneka Tunggal Ika

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.