LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tangis pilu keluarga lepas kepergian petugas ATC korban gempa Sulteng

Tangis Anastasia Endang Setiawati (56) pecah saat mengikuti prosesi pemakaman anak bungsunya, Antonius Gunawan Agung di pemakaman Tiong Hoa, Kampung Pannara, Kecamatan Manggala, Makassar, siang tadi. Agung meninggal dunia saat hendak menyelamatkan diri saat gempa mengguncang Palu.

2018-10-01 16:55:45
Gempa Palu
Advertisement

Tangis Anastasia Endang Setiawati (56) pecah saat mengikuti prosesi pemakaman anak bungsunya, Antonius Gunawan Agung di pemakaman Tiong Hoa, Kampung Pannara, Kecamatan Manggala, Makassar, siang tadi. Agung meninggal dunia saat hendak menyelamatkan diri saat gempa mengguncang Palu.

"Agung, kenapa kau tinggalkan saya," ujar Anastasia lirih, Senin (1/10).

Anastasia terus menangis sampai prosesi pemakaman selesai. Dia terus berada di pinggir liang lahat.

Advertisement

Sebelum peti matinya dimasukkan ke liang lahat dalam upacara pemakaman kedinasan diikuti ratusan taruna ATKP Makassar, sempat dibacakan riwayat hidup Agung.

Agung adalah bungsu dari tiga bersaudara pasangan Johannes Thola, (57) dan Anastasia Endang Setiawati, (56). Dia adalah alumnus diploma III Lalu Lintas Udara angkatan 8 Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar. Setelah lulus, dia sempat bekerja di Bandara Manokwari dan Bandara Mutiara Sis Al Jufri.

Advertisement

Ketua Umum Indonesia Air Traffic Controllers Association (IATCA), Suawandi yang menjadi inspektur upacara, menyatakan kebanggaannya pada sosok Agung. Agung yang telah berbakti mengabdikan diri menjaga dan membuktikan profesionalismenya hingga di detik-detik terakhir hidupnya.

"Inilah profesionalisme profesi ATC, bekerja menyelamatkan nyawa orang dan keselamatan penerbangan lebih dulu baru dan itulah yang ditunjukkan Agung," kata Suwandi.

Sementara Johannes Thola, bapak dari Agung tampak terlihat lebih tegar menyaksikan prosesi pemakaman anaknya. Meskipun bicara terbata-bata dan tepi pelupuk matanya terlihat memerah.

"Kami bangga anak kami menyelesaikan tanggung jawab tugasnya secara profesional hingga akhir usianya," kata Johannes Thola.

Guru SMK 3 di Jayapura ini menambahkan, sekecil apapun yang ditanamkan pada anak akan menjadi buah hingga dewasanya kelak. Dia merasa, disiplin dan tanggung jawab yang diajarkan ke Agung anaknya ternyata dibawa hingga tutup usia.

Baca juga:
PM Shinzo Abe ucapkan belasungkawa dan siap beri bantuan buat korban gempa Palu
Tunda kampanye, Prabowo-Sandi pilih bantu korban Donggala dan Palu
Bank BTN kirim tim gabungan pulihkan ATM dan layanan di Palu pascagempa
10 Negara tawarkan bantuan, ini kebutuhan korban gempa Palu dan Donggala
Pascagempa dan tsunami di Sulteng, ini enam prioritas BNPB
Menhub berikan gelar pahlawan untuk Anthonius Agung dan tawarkan dimakamkan di TMP
Pemakaman massal korban gempa dan tsunami di Palu

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.