Pascagempa dan tsunami di Sulteng, ini enam prioritas BNPB
Merdeka.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan enam skala prioritas dalam menangani korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng). Hal ini disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.
"Pertama melanjutkan evakuasi pencarian korban dengan alat berat. Alat berat sudah datang dari sejumlah daerah, jumlahnya harus banyak. Alat berat datang dari Mamuju, Gorontalo, Balikpapan. Keberadaan alat berat membantu untuk evakuasi untuk mencari para korban," kata Sutopo di Kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (1/10).
Kedua, kata Sutopo, pemakaman jenazah akan dilakukan secara massal. Pemakaman massal harus dilakukan karena kondisi jenazah mulai mengeluarkan bau tak sedap.
"Pemerintah akan memakamkan jenazah di TPU Paboya kota palu. Ada 1.000 ruang di sana. Proses pemakaman tetap dipilah, lelaki perempuan dan didoakan sama seperti saat tsunami di Aceh atau sama dengan erupsi di merapi," ujarnya.
Ketiga, percepatan pemulihan jaringan listrik. Saat ini, belum semua wilayah di Kota Palu dialiri listrik. Kawasan Donggala, Sigi, Parigi Mutong masih gelap.
"Jika malam tiba, petugas mengalami kesulitan untuk evakuasi, di sana gelap gurita. Saat ini 216 anggota PLN masih memperbaiki listik," katanya.
Ke empat, lanjutnya, percepatan pengadaan BBM yang diambil dari terminal Poso, Buton, Toli-toli dan Pare-pare. Menurut informasi yang didapat Sutopo, pagi tadi sudah sampai mobil tanki BBM dari Toli-toli.
"Pertamina sudah menerbangkan 4.000 liter solar," kata Sutopo.
"Ke lima, distribusi logistik dan makanan untuk pengungsi. Bantuan hingga saat ini sudah datang dari jalur laut, darat dan udara. Logistik yang sudah ada di gudang sebagaian dibagikan ke pengungsi. Bantuan via darat dikawal Polri. Terkait penyetopan logistik oleh Polri, di Mamuju Utara karena terjadi gempa bumi. Itulah yang menyebabkan kendaraan bantuan disetop. Terakhir agar melakukan percepatan jaringan komunikasi di lokasi bencana," jelasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya