LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tanggapi Demontrasi Mahasiswa ke Gedung DPRD, Rektor UB Bantah Pindahkan Perkuliahan

Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang, Nuhfil Hanani membantah memindahkan kegiatan perkuliahan dengan demontrasi ke Gedung DPRD Kota Malang. Bantahan tersebut disampaikan dalam selembar surat penyataan berkepala surat (kop) Universitas Brawijaya.

2019-09-23 17:39:57
Demo Mahasiswa
Advertisement

Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang, Nuhfil Hanani membantah memindahkan kegiatan perkuliahan dengan demontrasi ke Gedung DPRD Kota Malang. Bantahan tersebut disampaikan dalam selembar surat penyataan berkepala surat (kop) Universitas Brawijaya.

"Dengan ini saya menyatakan bahwa Rektor Universitas Brawijaya tidak pernah menyampaikan atau mengeluarkan pernyataan tersebut. Tidak ada pemindahan kegiatan perkuliahan ke Gedung DPRD dan perkuliahan di Universitas Brawijaya tetap diselenggarakan dengan normal tanpa ada pemindahan kegiatan perkuliahan," tulis Nuhfil Hanani dalam surat keterangan tersebut, Senin (23/9).

Surat tersebut dikeluarkan menyusul beredarnya poster atau flyer memuat pernyataan Nuhfil Hanani bahwa akan ada aksi menolak beberapa regulasi. Poster tersebut juga menyatakan keputusan UB memindahkan seluruh kegiatan perkuliahan ke Gedung DPRD.

Advertisement

Poster yang beredar berisi foto Nuhfil Hanani yang seolah memberi pernyataan dengan sebuah microphone. Nuhfil seolah memberikan statemen dalam poster tersebut.

"Assalamualaikum, anak-anak mahasiswaku. Besok akan ada aksi menolak beberapa RUU ngawur yang akan segera disahkan. Maka dari itu saya memutuskan untuk memindahkan seluruh kegiatan perkuliahan di UB besok ke depan gedung DPRD!" demikian tulis poster tersebut.

Sementara itu, Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander mengatakan, akan melakukan pendalaman atas beredarnya poster yang sedang viral. Kepolisian akan melakukan koordinasi dengan kampus, dan dimungkinkan dengan kampus lain.

Advertisement

"Kami masih melakukan pendalaman, tim dari kampus juga masih melakukan pendalaman. Supaya ini tidak menjadi contoh ke depan yang memberikan efek suara di masyarakat, kalau memang dari pihak kampus juga menyerukan kepada adik-adik semuanya untuk melakukan ini," kata Dony usai pengamanan.

"Di sini kami akan mengkoordinasi terkait selebaran tersebut, komunikasi dengan pihak terkait, dari pihak rektorat beberapa kampus. Hasilnya koordinasi nanti kita sampaikan ke masyarakat," sambungnya.

Dony menegaskan, kepolisian dan TNI bersifat mengamankan kegiatan masyarakat agar aktivitas tidak terganggu. Pihaknya juga mempersilakan, rektor melaporkan jika memang terganggu dengan pernyataan tersebut.

"Kami akan berkoordinasi menyangkut selebaran-selebaran yang sementara ini lagi viral," tegasnya.

Ribuan peserta aksi memenuhi halaman gedung DPRD Kota Malang. Massa berasal dari sejumlah komponen termasuk mahasiswa sejumlah perguruan tinggi Kota Malang. Namun tidak satupun almamater digunakan oleh peserta aksi tersebut.

Baca juga:
Kecam Pelemahan KPK dan RUU Kontroversial, Massa Kepung DPRD Jember
DPRD Banyumas Teken Tuntutan Petisi Tolak RUU KUHP dan Revisi UU KPK
Demo Mahasiswa Tolak UU KPK dan RUU KUHP di Bandung Ricuh
Geruduk DPRD Kaltim, Dosen dan Mahasiswa Terlibat Bentrok dengan Polisi
Ribuan Mahasiswa di Bandung Demo Kritisi Kebijakan Pemerintah dan DPR

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.