LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tanggapan Fahri dipolisikan soal cuitan pelaku MCA diduga Ahokers

Saat dikonfirmasi, ia menanggapi santai.

2018-03-19 16:09:26
Fahri Hamzah
Advertisement

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait ujaran kebencian. Melalui akun media sosial twitter @fahrihamzah mengunggah pemberitaan sebuah media dengan judul 'Tersangka Muslim Cyber Army Diduga Ahokers'.

Saat dikonfirmasi, ia menanggapi santai.

"Saya mengutip satu media, secara resmi. Medianya itu media yang sangat mainstream, secara resmi. Dikutip, kan dia punya history. Kalau sama orang, dia sudah melakukan koreksi, ya sudah loh, sudah selesai masalahnya. Apa masalahnya? Orang itu saya kutip. Kecuali saya kutip, medianya tidak ada. Saya ngarang-ngarang, itu jadi masalah," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/3).

Advertisement

Tetap merasa tidak bersalah, Fahri kukuh tak akan menghapus cuitannya tersebut.

"Begitu link dibuka orang, kalau dia sudah lakukan klarifikasi kan akan terklarifikasi dengan sendirinya. Justru saya tanggungjawab karena saya kutip link nya, bukan saya karang. Dari tempat yang tidak ada menjadi ada. Itu bisa menjadi delik pemalsuan. Kalau media mengklarifkasi akan kebaca, silakan klik media saya. Kalau klik media saya akan kebaca, sumbernya. Saya kutip linknya. Bukan saya ngarang. Itu memang ada," jelasnya.

Seperti diberitakan, Fahri dilaporkan atas dugaan Pasal 28 ayat 2 jo 45 ayat 2 UU ITE pada Senin (12/3) lalu. Laporan pelapor atas nama Muhammad Rizki tertuang dalam laporan bernomor LP/1336/III/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Advertisement

Baca juga:
Dilaporkan ke polisi karena dianggap sebar hoaks, ini kata Fahri Hamzah
Fadli Zon & Fahri Hamzah dilaporkan ke polisi atas dugaan sebarkan informasi hoaks
Polda Metro: Lawan, Kejar, Tangkap, Adili penyebar berita hoaks!
Panglima TNI antisipasi serang siber saat Pilkada dan tahapan Pilpres
Fadli Zon akui belum baca klarifikasi Jawapos.com soal kelompok MCA

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.