Tangan Seorang Pemuda di Kupang Putus Digigit Buaya saat Mancing
Pria asal Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Jiki Orlando Benu (27) diterkam buaya saat memancing.
Pria asal Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Jiki Orlando Benu (27) diterkam buaya saat memancing di Danau Tuadale, Senin (10/2) tadi malam.
Kapolsek Kupang Barat Iptu Syamsudin Noor membenarkan adanya insiden tersebut.
"Ya, kejadiannya kemarin sekitar pukul 15.00 Wita," katanya, Selasa (11/2).
Menurutnya, peristiwa nahas ini terjadi saat korban sedang memancing ikan seorang diri di danau yang dikenal sebagai habitat buaya.
Saat hendak melempar umpan, tiba-tiba seekor buaya berukuran sekitar empat meter muncul dan langsung menerkamnya.
Reptil air tersebut menggigit tangan kanan korban dengan sangat kuat, sehingga pergelangan tangan korban putus setelah berusaha melepaskan diri.
"Meskipun dalam kondisi terluka parah, Jiki Orlando Benu berhasil melarikan diri meski sempat dikejar oleh buaya tersebut," jelas Iptu Syamsudin Noor.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan dengan melarikan korban ke RSUD W.Z Johanes Kupang untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Iptu Syamsudin Noor menambahkan, informasi dari warga sekitar, Danau Tuadale memang dikenal sebagai sarang buaya.
Aktivitas seperti memancing, memanah ikan, dan memasang pukat sering dilakukan di kawasan tersebut karena menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat setempat, selain bekerja mengiris tuak (nira lontar).
"Serangan buaya bukanlah hal baru di lokasi ini. Warga setempat sudah sering melihat buaya berkeliaran, dan beberapa kejadian serupa telah terjadi sebelumnya. Banyak warga tetap nekat beraktivitas di sekitar danau demi mencari nafkah," tutup Iptu Syamsudin Noor.