Tak Terima Prabowo Disebut Macan Mengeong, Kader Gerindra Bali Polisikan Edy Mulyadi
Pernyataan Youtuber Edy Mulyadi yang menyinggung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai "macan mengeong" berbuntut panjang. Sejumlah kader Partai Gerindra di Kota Denpasar, Bali, melaporkannya ke Polresta Denpasar, Bali, pada Kamis (27/1).
Pernyataan Youtuber Edy Mulyadi yang menyinggung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai "macan mengeong" berbuntut panjang. Sejumlah kader Partai Gerindra di Kota Denpasar, Bali, melaporkannya ke Polresta Denpasar, Bali, pada Kamis (27/1).
Kader Gerindra, Putu Nityananda Rama Das menilai ucapan Edy Mulyadi kurang tepat dan bisa memecah belah.
"Dia harus mempertanggungjawabkan apa yang dia katakan. Ini negara hukum, kita harus support proses hukum demi tegaknya keadilan," kata Nityananda dalam keterangan tertulisnya.
Hal senada disampaikan Masayu Cattarina Iskandar, yang juga Kader Gerindra Denpasar. Dia menilai Edy Mulyadi telah melecehkan dan merendahkan Prabowo Subianto.
"Bagi kami, ucapan itu telah menyakiti banyak pihak, terutama kami sebagai kader," tegas Masayu.
Sementara, Made Murtika Samara Putra selaku tim hukum menyampaikan terima kasih kepada Polresta Denpasar yang telah menerima laporan pengaduan secara responsif dan sangat baik. "Sepenuhnya kami percayakan ke Polresta untuk menindak tegas pelaku," ujarnya.
Baca juga:
Polisi Sebut Edy Mulyadi Penuhi Panggilan Pemeriksaan Besok
Jumat, Polisi Panggil Edy Mulyadi Terkait Kasus Dugaan Ujaran Kebencian
Kader Gerindra Laporkan Edy Mulyadi ke Mapolresta Surakarta
Bareskrim Polri Naikkan Status Kasus Dugaan Kebencian Edy Mulyadi ke Penyidikan
Bareskrim Polri Ambil Alih Seluruh Laporan Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Edy Mulyadi
Anggota DPR Minta Polisi Segera Proses Laporan Terhadap Edy Mulyadi