LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tak Tahan Bau Limbah Pabrik, Warga Sukoharjo Mengungsi ke Rumah Bupati

Sejumlah warga Dusun Ngrapah dan Dusun Kenteng, Desa Gupit, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, mengungsi ke rumah dinas bupati setempat, Jumat (25/10) malam. Tindakan tersebut mereka lakukan akibat sudah tidak tahan menghirup bau busuk limbah pabrik serat rayon PT Rayon Utama Makmur (RUM).

2019-10-26 11:16:55
Limbah
Advertisement

Sejumlah warga Dusun Ngrapah dan Dusun Kenteng, Desa Gupit, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, mengungsi ke rumah dinas bupati setempat, Jumat (25/10) malam. Tindakan tersebut mereka lakukan akibat sudah tidak tahan menghirup bau busuk limbah pabrik serat rayon PT Rayon Utama Makmur (RUM).

"Kami terpaksa ke sini untuk mencari udara segar. Saya sudah tidak betah tiap hari menghirup bau tidak enak dari limbah PT RUM," ujar Daryono, warga Dusun Ngrapah, Desa Gupit, saat ditemui wartawan, Sabtu (26/10).

Daryono bersama warga lainnya terpaksa melarikan diri dari rumahnya ke rumah dinas Bupati Sukoharjo, karena sudah tidak kuat. Bahkan dalam beberapa hari terakhir ada anak-anak di desanya yang merasakan mual dan muntah. Warga bersama relawan akhirnya membuka posko untuk mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Advertisement

Pantauan di lokasi, sejumlah warga hingga Sabtu pagi, masih terlihat berada di depan Rumah Dinas Bupati Sukoharjo dengan membawa poster bertuliskan Korban PT RUM mengungsi. Mereka menginginkan udara yang segar kembali seperti sebelum tercemar limbah bau dari PT RUM yang kembali muncul, usai berakhirnya sanksi larangan produksi selama 18 bulan oleh Bupati Sukoharjo.

Meskipun sejumlah warga mengungsi, namun pintu gerbang rumah dinas yang berada di Simpang Lima Sukoharjo kota ini tertutup rapat dan dijaga aparat kepolisian. Para warga yang mengungsi tidak diberi izin untuk masuk dengan alasan jam kerja sudah selesai, sehingga mereka hanya duduk-duduk di trotoar dan di depan pintu masuk rumah dinas sambil sesekali berteriak minta udara bersih.

"Kami ingin udara yang segar seperti sebelum PT RUM dibangun, tidak siang tidak malam bau busuk dirasakan warga sejak beberapa bulan terakhir. Hanya satu, tutup PT RUM atau kembalikan udara segar di kampung kami," pintanya.

Advertisement

Salah satu relawan 'Warga Nguter Melawan Limbah', Agus Bagong, menyampaikan, hingga saat ini belum ada tindakan yang dapat menghentikan bau limbah yang menghantui warga Nguter. Warga akhirnya membuat posko donasi, di Desa Plesan. Posko tersebut menerima sumbangan dari siapapun berupa masker, tabung oksigen ataupun obat-obatan lainnya untuk mengurangi dampak bau.

"Bau muncul pada malam hari dan sangat terasa di Dusun Badran Ketneg, Dusun Ngrapah dan Dusun Tawang Krajan," pungkas dia.

Baca juga:
Warga Desa Winong Cilacap Keluhkan Debu Limbah PLTU Batu Bara
Bau Menyengat Muncul di Sekitar Pabrik Kapas, Warga Sukoharjo Bunyikan Kentongan
Limbah Pabrik Pakan Ternak di Tangerang Sebabkan Bau Busuk Menyengat
Pemulihan Kerusakan Lingkungan, Maya Bay Thailand Ditutup Hingga 2021
Laut Batam dan Bintan Kerap jadi Lokasi Pembuangan Limbah Kapal Asing
Miris, Warga Karawang Temukan 11 Drum Limbah Kimia B3 Dibuang Sembarangan

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.