LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tak suka ditegur, sekelompok pemuda keroyok marbot masjid saat jaga hewan kurban

Berdasarkan informasi yang didapat, kedua korban adalah Yamin (45) dan Abdullah (45). Yamin adalah salah satu kader PPP menderita luka memar di wajahnya, sedangkan Abdullah adalah pengurus masjid Baitus Safah menderita luka senjata tajam di pipi kirinya.

2017-09-05 17:47:43
penganiayaan
Advertisement

Kepolisian Sektor Bekasi Timur, Kota Bekasi, tengah menyelidiki kasus pengeroyokan yang dialami oleh dua orang marbot masjid ketika sedang menjaga hewan kurban di Kampung Cerewet RT 04 RW 16, Kelurahan Durenjaya. Kanit Reskrim Polsek Bekasi Timur, Iptu Yusron mengatakan, petugas kesulitan melakukan identifikasi para tersangka karena minimnya keterangan saksi. Apalagi, peristiwa Jumat (1/9) itu terjadi pada dini hari.

"Pelaku bukan geng motor, hanya sekelompok pemuda yang tidak suka ditegur," kata Yusron, Selasa (5/9).

Berdasarkan informasi yang didapat, kedua korban adalah Yamin (45) dan Abdullah (45). Yamin adalah salah satu kader PPP menderita luka memar di wajahnya, sedangkan Abdullah adalah pengurus masjid Baitus Safah menderita luka senjata tajam di pipi kirinya.

Pengeroyokan itu bermula dari anak Abdullah, Dede (22) menegur sepasang kekasih yang masih remaja sedang berpacaran di sebuah lapangan wilayah setempat. Diduga tidak terima dengan teguran itu, mereka meminta bantuan kawan-kawannya.

Tak lama kemudian, sekelompok pemuda datang dan menghampiri Dede. Khawatir anaknya menjadi kebrutalan kelompok, Abdullah menghalau, hingga terkena senjata tajam di bagian pipi. Yamin yang ada di lokasi ingin melerai. Nahas, malah menjadi bulan-bulanan.

Ketua DPC PPP Kota Bekasi, Sholihin meminta aparat kepolisian segera menangkap pelakunya. Sebab, kebrutalan sekelompok pemuda tersebut bisa mencelakai orang lain yang tak bersalah.

"Kondisi korban sudah membaik, sempat dirawat di rumah sakit," kata Solihin.(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.