LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tak Punya Uang untuk Beli Pakan, Kebun Binatang Solo Terpaksa Jualan Masker

Penutupan tempat wisata dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 membuat Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) tak punya pemasukan. Ratusan satwa koleksi kebun binatang Solo itu terancam kelaparan.

2021-08-25 18:52:41
Kebun Binatang
Advertisement

Penutupan tempat wisata dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 membuat Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) tak punya pemasukan. Ratusan satwa koleksi kebun binatang Solo itu terancam kelaparan.

Pengelola yang biasanya mengandalkan hasil penjualan tiket masuk untuk membeli pakan hewan kesulitan mencari uang untuk membeli pakan. Mereka bahkan terpaksa berjualan masker demi menghidupi satwa yang ada.

“Penjualan masker itu sebagai bentuk cuci gudang yang menumpuk di TSTJ. Awalnya ribuan masker akan dibagikan gratis sebagai souvenir pada pengunjung TSTJ, terpaksa kita jual Rp500 per item,” ujar Direktur Perumda TSTJ Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, Rabu (25/8).

Advertisement

Menurut Bimo, agar tetap bertahan, pihaknya menggunakan berbagai cara untuk mengatasi defisit anggaran akibat ditutupnya tempat wisata. Salah satunya dengan berjualan masker, yang hasilnya akan digunakan sebagai biaya membeli pakan satwa koleksi TSTJ.

"Ini salah satu upaya kami agar hewan yang ada di sini bisa tetap makan di tengah tidak adanya pemasukan sama sekali," tandasnya.

Selain berjualan masker, manajemen TSTJ juga membuat program orang tua asuh untuk beberapa satwa. Warga akan menanggung biaya makan salah satu atau beberapa hewan yang dikehendaki. Program ini bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah.

Advertisement

"Jadi kalau ada yang suka dengan harimau dan orangutan tertentu, mereka yang akan menanggung biaya makan," jelasnya.

Bimo menambahkan, pihaknya juga mendapat Bantuan Tak Terduga (BTT) dari Pemkot Solo. Pencairannya melalui proses pengajuan anggaran untuk kebutuhan pakan ratusan satwa.

"Kami sangat berharap tempat wisata bisa segera dibuka agar kami bisa mandiri mencari pemasukan untuk pakan satwa koleksi di TSTJ," katanya.

Ditemui terpisah, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tak mempermasalahkan TSTJ menjual masker untuk menutupi kebutuhan biaya pakan satwa. Ia berjanji Pemkot akan menyediakan anggaran yang cukup untuk TSTJ.

"Tidak perlu khawatir, sudah ada dananya untuk beli pakan satwa. Kita usahakan agar tempat wisata segera dibuka karena pemasukan TSTJ dari penjualan tiket," pungkasnya.

Baca juga:
Macan Tutul Salju di Kebun Binatang San Diego AS Terinfeksi Covid-19
Tajir Melintir, Konglomerat Ini Pelihara Kuda-Rusa di Lahan 9 H Buat Pakan Harimau
Cocok untuk Piknik Bersama Anak, Ini Potret Kebun Binatang Mini Probolinggo
Lucunya Bayi Hyena yang Lahir di Bali Safari Park
Penampakan Binatang 'Raksasa' di Taman Bakhchisaray
Terapkan Protokol Kesehatan, Wisatawan Padati Taman Safari Indonesia

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.