Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Macan Tutul Salju di Kebun Binatang San Diego AS Terinfeksi Covid-19

Macan Tutul Salju di Kebun Binatang San Diego AS Terinfeksi Covid-19 Macan tutul saljud bersantai di Kebun Binatang Zurich, Swiss, 30 Oktober 2020. ©Reuters

Merdeka.com - Seekor macan tutul salju yang tidak divaksinasi terinfeksi Covid-19 di Kebun Binatang San Diego, Amerika Serikat (AS).

Penjaga mengetahui Ramil, macan tutul jantan berusia 9 tahun, mengalami batuk dan hidung meler pada Kamis. Kemudian, dua tes terpisah mengonfirmasi adanya paparan virus corona. Hal ini disampaikan pihak kebun binatang dalam sebuah pernyataan pada Jumat.

Ramil tidak menunjukkan gejala tambahan. Tapi karena dia berbagi kandang dengan macan tutul salju betina dan dua macan tutul Amur, staf menduga macan tutul lainnya juga terpapar virus corona. Oleh karena itu, macan tutul lainnya dikarantina dan kandang mereka ditutup.

Dilansir Al Arabiya, Minggu (27/7), belum jelas bagaimana Ramil terinfeksi virus corona.

Pada Januari, sekelompok gorila di San Diego Zoo Safari Park, juga tertular virus corona dari seorang penjaga tapi tidak menunjukkan gejala.

Gorila ini telah sembuh, dan diketahui menjadi spesies kera pertama yang terinfeksi virus corona.

Kasus tersebut memicu pihak kebun binatang meminta vaksinasi eksperimental Covid-19 untuk hewan untuk penggunaan darurat. Vaksin dari Zoetis, perusahaan kesehatan hewan yang pernah menjadi bagian Pfizer, diberikan kepada spesies yang paling berisiko terpapar Covid-19, termasuk beberapa primata dan kucing raksasa.

Namun, Ramil belum divaksinasi sebelum terpapar Covid-19.

Pihak kebun binatang menyampaikan, tidak ada kewajiban vaksin untuk para staf, tapi para pegawai yang belum divaksinasi diwajibkan memakai masker sepanjang waktu.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP