Tak punya rumah, ibu dua anak ini tinggal di samping kandang kambing
"Sebelumnya saya ngontrak, tapi selalu diusir karena tidak sanggup bayar. Gaji saya nggak cukup," kata Ismawanti.
Kemiskinan memaksa Ismawanti (40) dan dua anaknya tinggal di samping kandang kambing. Janda ini sudah enam tahun berdiam di sana karena tidak punya uang untuk mengontrak rumah.
Ismawanti tinggal di gubuk sekitar 2 x 3 meter. Dindingnya hanya hanya dari plastik spanduk bekas yang juga jadi pemisah gubuk dengan kandang kambing.
Kandang kambing itu berada di belakang rumah warga di Jalan Pipa Utama, Sari Rejo, Medan Polonia. Lapak tempat tinggal Ismawati itu milik Ponirin, warga yang kasihan pada Ismawati.
"Sebelumnya saya ngontrak, tapi selalu diusir karena tidak sanggup bayar. Gaji saya nggak cukup," kata Ismawanti.
Ismawanti merupakan janda dengan empat anak. Dua di antara anaknya, Adit (10) dan Dini (11), tinggal bersamanya. "Dua yang lain tinggal dengan keluarga. Mereka sudah besar, jadi malu tinggal di sini," jelasnya.
janda tinggal di samping kandang kambing ©2016 merdeka.com/yan muhardiansyah
Sehari-hari Ismawanti bekerja membantu warga sekitar, seperti dengan mencuci gosok. Terkadang dia juga memijat. Keluarganya juga dipercaya menjaga 28 ekor kambing milik Ponirin dan kepala lingkungan setempat.
Pendapatannya dari bekerja digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Juga untuk jajan anak sekolah. Kalau untuk biaya sekolah, gratis," jelas Ismawanti.
Saat ini Dini masih duduk di kelas 5 SD, sedangkan si bungsu Adit duduk di kelas 4. Mereka menuntut ilmu di SD Amal Saleh, Karang Sari, Medan Polonia. "Saya berharap anak saya tetap sekolah sampai ke perguruan tinggi," harapnya.
Baca juga:
Wapres JK sebut kesenjangan di desa masih lebih baik dibanding kota
Keceriaan anak-anak Muara Angke berenang di pantai penuh sampah
Miskin sejak lahir, penyebab sepertiga ketimpangan ekonomi RI
Atasi masalah kemiskinan, PDIP akan perkuat pendidikan di Simalungun
Wapres JK kumpulkan menteri bahas penanganan kemiskinan
Begini kondisi permukiman kumuh pinggir rel di Paris
Curhat tak punya beras ke bupati lewat SMS, Uris diberi 50 kg beras