Tak hanya perkosa keponakan, pelaku ajak ibu korban untuk indehoi
Pelaku juga pongah saat didatangi aktivis anak dan menantang agar dipanggilkan polisi.
Kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh Nengah S (37) terhadap keponakannya sendiri yang berumur 12 tahun, mulai didalami Polres Klungkung. Ternyata, selain memerkosa keponakannya sendiri, pelaku juga sempat merayu ibu korban untuk bersetubuh.
Setidaknya upaya mengamankan Nengah S guna dimintai keterangannya terkait laporan dugaan pemerkosaan terhadap korban YY siswi SD yang baru kenaikan kelas VI.
Lebih dari itu tindakan tegas dari kepolisian juga sangat diharapkan lembaga perlindungan anak dari P2TP2A Klungkung, Bali. Pasalnya saat pelaku didatangi pihak P2TP2A, justru pelaku sempat menantang agar dicarikan polisi.
"Pada saat kami ke sana, pamannya ini (pelaku) ternyata menantang mana polisinya?" ujar Cok Istri Raka, Kepala P2TP2A Klungkung, menirukan pernyataan Nengah S.
Dia sendiri berharap polisi bisa segera menangkap pelaku yang juga paman korban. "Pelaku keterlaluan sekali berkata seperti itu, seakan dia kuat dari jeratan hukum," jelasnya.
Cok Raka mengakui saat sempat bertemu dengan pelaku terlihat bertingkah cenderung tidak bermoral. Lantaran, ibunda korban juga sempat dirayu untuk diajak indehoi.
Untuk diketahui, korban yang asal Selat Klungkung ini hingga kini masih dalam pengawasan dan perlindungan dari P2TP2A. Kebejatan pelaku yang tinggal tidak jauh dari rumah korban ini dilakukan di ladang kebun dan berlanjut ke kandang sapi. Pengakuan korban diperkosa sebanyak tiga kali di bawah ancaman dari pamannya sendiri.
Baca juga:
Siswi SD disetubuhi paman berkali-kali di kandang sapi penuh kotoran
Perkosa anak kandung, Dicky menangis dituntut 14 tahun penjara
Pemerkosa ABG di Ternate divonis 6 tahun bui
PN Jakbar gelar sidang perdana pembunuhan bocah dalam kardus
Bocah 10 tahun di Bekasi diduga kerap dicabuli teman ayahnya