LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tak berizin, rencana deklarasi 'Gagak' dukung Prabowo-Sandi dilarang polisi

Ratusan personel Polres Metro Bekasi diterjunkan ke lapangan Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (16/9). Polisi berjaga untuk mengantisipasi aksi deklarasi gagah-ganteng-keren (Gagak) mendukung Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Solahudin Uno.

2018-09-16 18:16:08
Prabowo-Sandiaga
Advertisement

Ratusan personel Polres Metro Bekasi diterjunkan ke lapangan Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (16/9). Polisi berjaga untuk mengantisipasi aksi deklarasi gagah-ganteng-keren (Gagak) mendukung Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Solahudin Uno.

"Polisi antisipasi deklarasi karena tidak ada izin," kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Candra Sukma Kumara kepada merdeka.com, Minggu (16/9).

Ia mengatakan, jumlah personel yang diturunkan ke lapangan mencapai 438, terdiri dari gabungan Kepolisian RI (Polri), TNI, dan Satpol PP Kabupaten Bekasi. Menurut dia, sampai dengan sore ini belum ada aksi deklarasi di sana.

Advertisement

"Alhamdulillah situasi di lokasi kondusif," ujar Candra.

Kepolisian, kata dia, menyarankan penggagas deklarasi mengikuti prosedur yang ada sebagaimana diatur Undang-Undang Nomor 9 tahun 1998. Yaitu meminta izin dari kepolisian karena mengumpulkan massa.

"Namun demikian itupun tidak serta merta akan kita izinkan, apabila di dalam kegiatan tersebut akan mengganggu ketertiban umum, memecah persatuan dan kesatuan, dan berpotensi konflik," ujar Candra.

Advertisement

Berdasarkan pantauan, sejumlah massa sempat datang ke lokasi deklarasi. Namun, di sana sudah polisi yang berjaga sejak pukul 14.00 WIB. Karena itu, sebagian massa bertahan di pinggir jalan.

Baca juga:
Prabowo ungkap perjuangan Amien Rais sebagai Bapak Reformasi di era Soeharto
Soal Ijtima Ulama II, Moeldoko minta agama tak dibawa ke politik
Zulhas di depan Prabowo: Gerindra nomor 2 dan PAN 12 jadi 212
Moeldoko soal debat berbahasa Inggris: Yang penting esensinya bukan bahasanya
Dekati milenial, Sandiaga gunakan bahasa campuran ala 'Anak Jaksel'
PSI minta PAN tidak gunakan standar ganda soal kepala daerah ikut kampanye

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.