Tak Ada Pasien, RS Lapangan Benteng Vastenburg Solo Masih Dipertahankan
Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) Benteng Vastenburg, Surakarta, kini tidak merawat satu pasien pun. Namun, belum ada rencana penutupan fasilitas kesehatan darurat untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 itu.
Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) Benteng Vastenburg, Surakarta, kini tidak merawat satu pasien pun. Namun, belum ada rencana penutupan fasilitas kesehatan darurat untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 itu.
Komandan Korem 074/Warastratama Surakarta Kolonel Inf Deddy Suryadi mengatakan, pihaknya masih mempertahankan Rumkitlap Benteng Vastenburg.
"Rumkitlap sekarang kosong. Masih berdiri, tidak ada rencana tutup," ujar Deddy saat ditemui wartawan di Balai Kota Solo, Kamis (19/8).
Meskipun sejumlah tempat isolasi terpusat di Solo sudah ditutup seiring berkurangnya pasien Covid-19, Danrem menegaskan tidak ada rencana untuk menutup rumah sakit lapangan milik TNI AD itu.
"Kita pokoknya dirikan terus," tandasnya.
Deddy menjelaskan Rumkitlap Benteng Vastenburg dipertahankan untuk mengantisipasi kasus Covid-19 kembali naik. Saat ini penyebaran virus corona di Solo terus menurun.
"Walaupun kasusnya sudah mulai turun, tapi tetap kita buka. Namanya antisipasi, siaga," katanya.
Rumkitlap Benteng Vastenburg mulai dibangun pada 22 Januari lalu untuk mengantisipasi meningkatnya pasien Covid-19 di Soloraya. Dilengkapi peralatan canggih, rumah sakit darurat dengan 80 tempat tidur itu dioperasikan tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Tentara (RST) Slamet Riyadi Solo.
Baca juga:
Persi Sebut Rata-Rata Keterisian Tempat Tidur RS di Bawah 50 Persen
BOR RS Rujukan Covid-19 di Jabar, Banten & Jakarta di Bawah 30% Setelah PPKM Darurat
BOR di DKI Jakarta, Banten dan Jabar Turun di Bawah 30 Persen
Pemkab Garut Izinkan RSUD dr Slamet Kembali Layani Pasien Umum
15 Agustus 2021, Keterisian Tempat Tidur RS Rujukan Covid-19 di Jakarta 27 Persen
BOR RS di Jabar untuk Pasien Covid 29%, Vaksinasi 200 Ribu Per Hari