Tahukah Anda? PSSI Protes Wasit Kuwait untuk Laga Kontra Saudi, Khawatir Objektivitas!
PSSI melayangkan protes resmi kepada FIFA terkait penunjukan wasit Kuwait dalam laga penting melawan Arab Saudi, menyuarakan kekhawatiran akan objektivitas pertandingan. Apa alasan di balik PSSI Protes Wasit Kuwait ini?
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi telah melayangkan protes kepada Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).
Protes ini terkait penunjukan wasit asal Kuwait yang akan memimpin pertandingan pertama Indonesia dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, menyatakan bahwa PSSI masih menanti jawaban dari FIFA mengenai keberatan mereka.
Pertandingan krusial antara Indonesia dan Arab Saudi dijadwalkan berlangsung di King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi, pada 9 Oktober pukul 00.15 WIB.
Wasit utama yang ditunjuk untuk memimpin laga tersebut adalah Ahmed Al-Ali, yang berasal dari Kuwait.
PSSI menyuarakan kekhawatiran serius mengenai objektivitas pertandingan karena Al-Ali berasal dari kawasan yang sama dengan Arab Saudi, yaitu Timur Tengah.
PSSI Khawatirkan Netralitas Wasit dari Kawasan Sama
PSSI memandang bahwa penunjukan wasit dari kawasan yang sama dapat memengaruhi netralitas dan keadilan jalannya pertandingan.
Kekhawatiran ini menjadi dasar utama protes yang disampaikan oleh induk organisasi sepak bola Indonesia tersebut. Arya Sinulingga menegaskan, "Masih kita tunggu. Tunggu saja," saat ditanya mengenai perkembangan protes.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebelumnya juga telah mengungkapkan protes ini dalam jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 16 September.
Erick Thohir menyatakan, "Sekjen kemarin sudah mengirimkan surat resmi juga ke FIFA dan saya juga akan mengirimkan surat resmi ke AFC mengenai penunjukan wasit sekarang. Yang ternyata wasitnya dari negara regional yang sama dari Kuwait."
Daftar Lengkap Ofisial Pertandingan Asal Kuwait
Informasi mengenai daftar wasit yang akan bertugas dalam laga Indonesia melawan Arab Saudi ini pertama kali dirilis oleh The ASEAN Football pada 18 September.
Semua ofisial pertandingan yang ditunjuk berasal dari Kuwait, yang semakin memperkuat alasan PSSI Protes Wasit Kuwait.
Selain Ahmed Al-Ali sebagai wasit utama, ada Abdul Hadi Al-Anzi sebagai asisten wasit 1 dan Ahmed Abbas sebagai asisten wasit 2.
Ammar Ashkanani ditunjuk sebagai wasit keempat atau wasit cadangan, sementara Abdullah Jamali bertugas sebagai wasit Video Assistant Referee (VAR) dan Abdullah Al-Kandari sebagai asisten wasit VAR.
Harapan PSSI untuk Wasit yang Lebih Netral
PSSI berharap penunjukan wasit dapat dilakukan secara lebih netral, bukan dari negara-negara di kawasan Timur Tengah.
Erick Thohir menjelaskan bahwa PSSI sedang berupaya melobi agar wasit yang memimpin pertandingan berasal dari "tempat yang lebih netral seperti Australia, Jepang, China atau bahkan dari Eropa." PSSI berharap FIFA dapat mempertimbangkan permintaan ini demi integritas pertandingan.
Sebelumnya, Kuwait juga pernah membatalkan uji coba secara mendadak dengan Timnas Indonesia di Surabaya pada 5 September tanpa alasan yang jelas.
Beberapa hari kemudian, Kuwait justru melakukan uji tanding melawan Suriah di Qatar pada 8 September, yang berakhir dengan skor 2-2. Kejadian ini turut menjadi catatan PSSI dalam menyikapi penunjukan ofisial dari Kuwait.
Sumber: AntaraNews