LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tahukah Anda, Lagu Anak Media Pembelajaran Dihidupkan Kembali Lewat KICAU 2025 oleh Kemendikdasmen!

Kemendikdasmen kembali menghidupkan lagu anak sebagai media pembelajaran melalui KICAU 2025. Mengapa lagu anak penting dan bagaimana KICAU menjawab kerinduan ini?

Selasa, 02 Sep 2025 22:22:00
kemendikdasmen
Kemendikdasmen kembali menghidupkan lagu anak sebagai media pembelajaran melalui KICAU 2025. Mengapa lagu anak penting dan bagaimana KICAU menjawab kerinduan ini? (Merdeka.com)
Advertisement

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengambil langkah strategis untuk mengembalikan peran penting lagu anak sebagai media pembelajaran. Inisiatif ini diwujudkan melalui program Karya Cipta Lagu Pembelajaran Anak Usia Dini (KICAU) 2025. Program ini hadir sebagai jawaban atas kelangkaan lagu anak yang mendidik di tengah dominasi konten digital dan lagu dewasa.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa lagu bukan sekadar hiburan bagi anak-anak. Menurutnya, lagu adalah media yang tidak hanya memberikan anak-anak rasa percaya diri, tetapi juga kemampuan mengekspresikan bakat seni. Lebih penting lagi, lagu menjadi pemantik imajinasi bagi masa depan kehidupan anak-anak Indonesia.

Lagu anak memiliki kekuatan unik dalam mengajarkan nilai, membentuk karakter, bahkan memperkenalkan konsep sains dan lingkungan. Semua ini disampaikan melalui bahasa yang paling mudah dimengerti oleh anak-anak. KICAU 2025 diharapkan dapat membawa kembali lagu anak ke panggung utama pendidikan, menjawab kerinduan banyak pendidik dan orang tua.

Urgensi dan Dampak Lagu Anak dalam Pendidikan

Di era digital saat ini, anak-anak semakin terpapar berbagai jenis musik yang tidak selalu sesuai dengan usia mereka. Kelangkaan lagu anak yang mendidik menjadi perhatian serius bagi Kemendikdasmen. Lagu anak memiliki potensi besar sebagai instrumen pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.

Advertisement

Abdul Mu’ti menekankan bahwa lagu anak bukan hanya pengisi waktu luang, melainkan medium yang komprehensif. Melalui lagu, anak-anak dapat belajar tentang nilai-nilai moral, etika, dan sosial. Ini membantu membentuk karakter positif sejak usia dini.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menambahkan bahwa lagu adalah media pembelajaran yang bermakna. Guru dapat menyisipkan nilai-nilai positif ke dalam melodi dan lirik. Dengan demikian, proses pembelajaran menjadi tidak hanya menyenangkan tetapi juga berakar pada konteks kehidupan anak-anak.

Advertisement

Kekuatan lagu anak juga terletak pada kemampuannya menyampaikan pesan secara tidak langsung namun membekas. Lagu tentang kebersihan, cinta alam, atau tolong-menolong lebih mudah tertanam di benak anak. Hal ini jauh lebih efektif dibandingkan ceramah atau pengulangan teks yang monoton.

KICAU 2025: Wadah Kreativitas Guru PAUD

KICAU 2025 merupakan terobosan yang dirancang untuk mendorong guru PAUD dan Pendidikan Non Formal menunjukkan kreativitas mereka. Program ini mengajak para pendidik untuk menciptakan lagu pembelajaran yang inovatif. Inisiatif ini membuktikan bahwa lagu adalah media pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan bermakna.

Program ini bukan hanya ajang lomba mencipta lagu, melainkan sebuah ruang kolaboratif. Guru-guru PAUD dari seluruh penjuru negeri dapat menyuarakan isi hati mereka dalam bentuk karya musik edukatif. KICAU 2025 diharapkan menjadi oase di tengah gurun kreativitas lagu anak yang sempat mengering.

KICAU 2025 mengusung tema “Karakter, Lingkungan, dan Sains”. Tema ini dipilih untuk memastikan bahwa lagu-lagu yang diciptakan relevan dengan kebutuhan pendidikan anak usia dini. Fokus pada karakter membantu pembentukan kepribadian, lingkungan menumbuhkan kesadaran ekologis, dan sains memperkenalkan konsep dasar ilmu pengetahuan.

Melalui KICAU 2025, Kemendikdasmen berharap dapat menghasilkan koleksi lagu anak yang kaya dan beragam. Lagu-lagu ini akan menjadi sumber daya berharga bagi guru dan orang tua. Mereka dapat menggunakannya untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih interaktif dan inspiratif.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Komisi XIII DPR Tegaskan Revisi UU HAM Perkuat Perlindungan, Bukan Perebutan Kewenangan
  • Resmi Diumumkan, Ini Skuad Timnas Indonesia FIFA Matchday Juni 2026 Tanpa Jay Idzes
  • Singapura Luncurkan Gerakan Digital Anak, Bantu Keluarga Kelola Waktu Layar Sejak Dini
  • Jasamarga Catat Lonjakan Lalu Lintas MBZ Jelang Libur Waisak dan Harlah Pancasila
  • Kejutan Roland Garros: Juara Bertahan Iga Swiatek Tersingkir dari French Open 2026
  • guru paud
  • kemendikdasmen
  • kicau 2025
  • konten ai
  • kreativitas anak
  • lagu anak
  • lingkungan hidup
  • media pembelajaran
  • merdekaantara
  • pendidikan anak usia dini
  • pendidikan karakter
  • sains anak
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.