Tahukah Anda? Duta Genre Sleman Siapkan Remaja Kreatif Menuju Generasi Emas 2045
Wakil Bupati Sleman tegaskan peran vital Duta Genre Sleman dalam membentuk remaja kreatif dan bertanggung jawab, kunci sukses menuju Generasi Emas 2045. Simak selengkapnya!
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, secara tegas menyatakan bahwa Duta Generasi Berencana (Genre) memegang peranan sangat penting. Peran ini krusial dalam upaya pembinaan remaja saat ini, khususnya untuk persiapan menyongsong Generasi Emas 2045. Penegasan ini disampaikan dalam acara Grand Final Pemilihan Duta Genre Kabupaten Sleman 2025.
Menurut Danang Maharsa, Duta Genre memiliki tugas besar untuk menyiapkan remaja yang tidak hanya kreatif, tetapi juga bertanggung jawab. Mereka juga diharapkan memiliki wawasan yang luas agar mampu berkontribusi maksimal di masa depan. Acara puncak seleksi ini berlangsung di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Minggu (19/10).
Grand Final tersebut menampilkan 20 finalis remaja terpilih yang siap menjadi agen perubahan. Mereka akan berfokus pada bidang perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi. Proses seleksi ketat ini telah berlangsung sejak bulan Agustus 2025, menandai komitmen Sleman dalam mempersiapkan generasi muda berkualitas.
Membentuk Karakter dan Agen Perubahan
Pemilihan Duta Genre ini bertujuan untuk membentuk remaja yang memiliki karakter kuat, kreatif, dan siap menjadi teladan di lingkungan sebayanya. Wakil Bupati Danang Maharsa menekankan bahwa para pemenang tidak hanya berkompetisi, tetapi juga diharapkan berperan aktif. Mereka akan menyosialisasikan nilai-nilai kehidupan berencana kepada masyarakat luas.
Kegiatan ini merupakan hasil seleksi ketat dari 43 pendaftar yang berasal dari tingkat SMA dan SMK di 17 kapanewon (kecamatan) Kabupaten Sleman. Dari jumlah tersebut, terpilih 20 finalis, terdiri dari 10 laki-laki dan 10 perempuan. Para finalis ini telah menjalani karantina serta serangkaian penilaian komprehensif sebelum mencapai tahap final.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman, Novita Krisnaeni, menjelaskan bahwa ajang ini lebih dari sekadar kompetisi. Ini adalah wadah pembinaan holistik bagi remaja. Mereka diajak memahami pentingnya kesehatan reproduksi, ketahanan keluarga, dan nilai-nilai perencanaan hidup sejak dini.
Duta Genre sebagai Motivator dan Konselor Sebaya
Novita Krisnaeni berharap para pemenang Duta Genre dapat menjadi motivator dan agen perubahan yang efektif. Mereka diharapkan mampu menyosialisasikan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN. Para finalis juga diharapkan menjadi inspirasi bagi teman sebaya di sekolah, kampus, maupun masyarakat.
Kegiatan ini juga menekankan pentingnya keterlibatan langsung remaja dalam program pembangunan keluarga dan masyarakat. Duta Genre Sleman diharapkan menjadi agen perubahan yang aktif. Mereka akan membimbing teman sebaya dan menyebarkan nilai-nilai positif terkait kesehatan reproduksi serta perencanaan keluarga.
Mohamad Iqbal Apriyansyah, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN DIY, turut menyoroti peran strategis remaja sebagai konselor sebaya. Ia menyatakan bahwa remaja memiliki kemampuan unik untuk menyampaikan informasi kepada teman-temannya melalui pendekatan yang lebih efektif. "Remaja terpilih akan menyampaikan informasi tentang kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga kepada teman-teman seusianya. Pendekatan ini lebih efektif karena dilakukan oleh teman seusia," ujarnya.
Investasi Masa Depan untuk Generasi Unggul
Pembinaan remaja merupakan investasi paling penting untuk melahirkan generasi unggul yang berdaya saing tinggi. Generasi ini diharapkan mampu berkontribusi signifikan dalam pembangunan daerah. Data menunjukkan bahwa remaja usia 10 hingga 24 tahun di DIY mencapai 22,67 persen atau sekitar 746 ribu orang.
Melihat jumlah tersebut, peran aktif Duta Genre Sleman menjadi sangat strategis. Mereka memiliki potensi besar untuk memengaruhi dan membimbing rekan-rekan sebayanya. Dengan demikian, mereka dapat membentuk masa depan yang lebih cerah bagi Kabupaten Sleman dan Indonesia pada umumnya. Pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan akan memastikan remaja siap menghadapi tantangan global.
Sumber: AntaraNews