LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tagih janji gubernur soal upah, puluhan honorer RSU Banten mogok kerja

Tagih janji gubernur soal upah, puluhan honorer RSU Banten mogok kerja. Puluhan pegawai honorer ini membentangkan spanduk berisi tuntutan kepada manajemen di halaman RSUD Banten di Jalan Syeh Nawawi Albantani.

2017-08-31 15:41:11
Honorer
Advertisement

Memprotes honorarium dan remunerasi yang belum dicairkan sejak awal tahun 2017 lalu, puluhan pegawai honorer di Rumah Sakit Umum (RSU) Provinsi Banten, yang sebagian perawat dan staf pelayanan melakukan aksi mogok. Puluhan pegawai honorer ini membentangkan spanduk berisi tuntutan kepada manajemen di halaman RSUD Banten di Jalan Syeh Nawawi Albantani.

Ketua Forum Honorer RSU Banten, Ade Firmansyah mengatakan, sebelumnya pihak karyawan sudah pernah melakukan mediasi dengan direksi dan menghadap Gubernur Banten Wahidin Halim. Namun hingga kini, hasil audensi tersebut tidak berdampak pada pencairan honorarium.

"Kami mengadukan jasa kami yang dari awal tahun dari APBD, SKTM belum dicairkan. Padahal kita sebelumnya sudah pernah mediasi dengan gubernur tapi tidak ada hasil sampai sekarang," kata Ade Firmansyah.

Saat di singgung mengenai lumpuhnya pelayanan kepada pasien-pasien rumah sakit, Ade mengaku telah melakukan koordinasi dengan pihak direksi. Adapun pasien yang masuk kategori Instalasi Gawat Darurat (IGD) mengklaim sudah mereka tangani.

"Kita juga tidak mau mendzalimi pasien. Kita sudah sterilisasi pasien kegawatdaruratan dan semuanya sudah ditangani," ujar dia.

Ade menambahkan, aksi tersebut akan terus berlangsung hingga ada perwakilan dari Pemprov Banten menemui mereka. "Kita tunggu pihak Pemprov turun ke sini," tukasnya.

Sementara itu, pantauan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) keluarga pasien yang minta tidak disebut namanya tidak mendapat pelayanan dengan baik. Dalam kondisi belum pulih benar, pasien diminta untuk meninggalkan rumah sakit oleh salah seorang perawat yang ikut dalam aksi.

"Ini soal nyawa manusia. Harusnya jangan begitu. Menuntut hak boleh, tapi jangan mengorbankan orang lain," ucap kerabat korban.

Aksi dimulai pada pukul 08.00 WIB dimulai dengan doa bersama. Mereka juga mendoakan Direktur RSU Banten drg Dwi Hesti Hendartigyang tengah menjalani proses hukum dalam kasus dugaan korupsi dana jasa pelayanan (Jaspel) RSUD Banten tahun 2016 senilai Rp 1,9 miliar.

Baca juga:
Belasan guru honorer di Klaten tertipu calo CPNS
Rieke Diah Pitaloka ajak pegawai honorer tak terpancing isu SARA
Jawa Timur belum bebas persoalan kesejahteraan pegawai honorer
Ketua KPK soroti pengangkatan otomatis pegawai honorer jadi PNS
Tuntutan tak dipenuhi, perawat ancam bakal bikin aksi lebih besar
Temui ratusan pendemo, DPR janji perjuangkan nasib perawat honorer
Didemo perawat honorer, DPR akan kirim surat ke Presiden Jokowi

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.