LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tactical Floor Game, Cara Polda Jatim Cek Kesiapan Penerapan PSBB

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, mengatakan ada sekitar 4.312 petugas gabungan yang turut serta melaksanakan tugas dalam PSBB di 3 wilayah di Jatim, yakni Surabaya, Sidoarjo dan Gresik .

2020-04-27 20:00:00
PSBB
Advertisement

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di 3 wilayah di Jatim, yakni Surabaya, Sidoarjo dan Gresik akan dimulai Selasa (28/4) besok. Terkait dengan pelaksanaan itu, Polda Jatim pun menggelar Tactical Floor Game (TFG).

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, mengatakan Tactical Floor Game bertujuan mensimulasikan pergerakan dari masyarakat, maupun penempatan petugas, melalui sebuah peta yang diletakkan di lantai.

"Kami melakukan tactical floor game, melihat bagaimana kesiapan tiga wilayah ini untuk melaksanakan PSBB," katanya, Senin (27/4).

Advertisement

Dia menambahkan, dalam pelaksanaan PSBB ini, pihaknya bersama dengan TNI dan unsur lainnya, akan melakukan penerapan sesuai dengan peraturan Gubernur yang telah ditandatangani, serta peraturan Wali Kota maupun Bupati yang telah ada.

Kesiapan personel sendiri, katanya, ada sekitar 4.312 petugas gabungan yang turut serta melaksanakan tugas dalam PSBB.

"Jumlah personel ada 4.312 yang terdiri dari petugas gabungan. Mereka akan melaksanakan penerapan PSBB," ujarnya.

Advertisement

Selain kesiapan personel, Luki juga menerangkan terkait dengan kesiapan dapur umum yang tersebar di sejumlah wilayah di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Dari 3 wilayah itu, di perbatasan kota setidaknya akan ada 21 dapur umum yang akan menyuplai kebutuhan masyarakat.

"Dapur umum itu konsepnya nanti, makanan akan kita kirimkan ke rumah-rumah, di mana kita sudah ada datanya, siapa saja yang akan menerimanya. Pada prinsipnya kita sudah siap," tegasnya.

Ia pun berharap, agar PSBB yang mulai dilaksanakan besok bisa berjalan lancar dan efektif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jatim. Untuk itu, ia pun meminta pada masyarakat untuk patuh terhadap aturan PSBB ini.

"PSBB ini bukan pelarangan, tapi pembatasan. Oleh karenanya, pada kondisi tertentu, seperti adanya pasar yang bukanya malam, atau kendaraan pengangkut kebutuhan bahan pokok, kita masih perbolehkan untuk beraktivitas," ucapnya.

Dikonfirmasi soal sanksi dalam penerapan PSBB nanti, Luki menyatakan, jika pihaknya akan lebih menerapkan imbauan maupun teguran pada masyarakat. Namun, apabila sudah menjurus pada tindak pidana, maka pihaknya akan bersikap tegas.

"4 hari lagi nanti akan kita evaluasi. Namun yang jelas kita imbau pada masyarakat untuk mematuhi PSBB ini, tapi tetap jangan panik. Namun, kalau ada yang bertindak di luar batas, seperti trek-trekan kemarin itu, tentu kami akan tindak tegas," ungkapnya.

PSBB sendiri di 3 wilayah di Jatim, yakni, Surabaya, Gresik dan Sidoarjo akan diterapkan mulai Selasa (28/4) besok hingga 11 Mei mendatang. Ketiga wilayah ini pun memberlakukan aturan pembatasan jam malam untuk warga.

Baca juga:
PSBB Ditolak, Gubernur Gorontalo Sebut 'Harus Tunggu Banyak Korban Baru Bergerak?'
Mensos: Distribusi Bansos Corona Tahap I untuk Warga DKI Rampung 5 Mei
Semakin Ketat PSBB Makin Besar Biaya Ekonomi Ditanggung
PSBB di Tangsel belum Optimal, Pemkot akan Berikan Sanksi bagi Pelanggar
Balap Liar Saat PSBB, 36 Remaja di Makassar Digunduli dan Diperlakukan sebagai ODP
Sejumlah Daerah Alami Kenaikan Jumlah Kasus Positif Virus Corona

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.