LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Syafii Maarif tekankan pentingnya toleransi di Indonesia

Meskipun enggan mengomentari tentang perayaan ulang tahunnya, pria kelahiran Sumpur Kudus, Sumatra Barat 31 Mei 1935 ini malah lebih tertarik mengomentari tentang keberagaman dan toleransi yang belakangan ini kembali muncul di Indonesia.

2017-05-31 18:34:39
Syafii Maarif
Advertisement

Buya Syafii Maarif mengaku tak ada yang spesial baginya saat merayakan ulang tahunnya yang ke 82 pada Rabu (31/5). Guru besar UNY ini enggan memberikan tanggapan khusus terkait perayaan hari lahirnya.

"Ulang tahun bukan tradisi saya. Silakan teman-teman saja yang memaknai sendiri," ujarnya di Yogyakarta, Rabu (31/5).

Meskipun enggan mengomentari tentang perayaan ulang tahunnya, pria kelahiran Sumpur Kudus, Sumatra Barat 31 Mei 1935 ini malah lebih tertarik mengomentari tentang keberagaman dan toleransi yang belakangan ini kembali muncul di Indonesia.

Saat ditemui sehabis menjalankan ibadah salat Dzuhur di Masjid Nogotirto, mantan Ketua PP Muhammadiyah ini mengaku mengamati dan mengikuti perkembangan bangsa Indonesia. Terutama tentang isu radikalisme dan toleransi dalam beragama.

Satu diantaranya yang menjadi perhatiannya adalah beredarnya foto yang menunjukkan ada teks doa dari umat Katolik untuk umat muslim yang tengah menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.

"Menurut saya itu hal positif di tengah maraknya isu perpecahan karena perbedaan. Perbedaan ada, tapi kita dalam persaudaraan," ungkap Syafii Maarif.

Syafii Maarif menganggap foto yang beredar itu menunjukkan setiap umat beragama bisa saling mendoakan untuk kebaikan. Selain itu, dia menilai, saling mendoakan sebagai sebuah upaya merekatkan hubungan lintas iman dalam kehidupan berbangsa.

Untuk diketahui, teks doa yang beredar di media sosial itu tertulis, Bulan Ramadan segera tiba. Saudari-saudara kita, umat Islam, menantikannya dengan rindu untuk menjalankan ibadah puasa. Bapa, limpahilah mereka rahmat kesehatan agar menunaikan ibadahnya dengan baik. Jadikanlah kami saudara yang toleran bagi mereka.

Baca juga:
Syafii Maarif sebut pemerintah terlambat atasi ancaman kebhinekaan
Tokoh nasional berkumpul di Yogyakarta serukan persatuan
Teguran keras Syafii Maarif kepada penebar isu SARA di Pilgub DKI
Pesan Buya Syafii pada Djarot, Jakarta harus bebas dari kemiskinan
Kepada Syafi'i Maarif, Djarot pamer kemajuan DKI hingga gaji PNS
Soal isu SARA di Pilgub DKI, Buya Syafii sebut jangan membajak Tuhan

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.