'Pelecehan Seksual Mayoritas Sasar Wanita Pakaian Tertutup'
Peristiwa kejahatan seksual, katanya, juga ternyata sering terjadi siang hari. Survei menunjukkan, pelecehan seksual siang hari sebesar 35 persen, kemudian sore 25 persen.
Kasus Baiq Nuril menjadi lonceng bagi negara atas maraknya praktik pelecehan seksual khususnya terhadap perempuan. Dalam banyak kasus, peristiwa seperti sering kali luput dari perhatian. Padahal sangat krusial dan butuh kerja sama semua pihak agar tak ada lagi korban-korban berikutnya.
Lentera Sintas Indonesia bersama empat organisasi Laki-Laki Baru, Change.org, Perempuan, Hollaback Jakarta melakukan survei terkait lokasi, waktu dan korban paling banyak disasar pelaku kejahatan seksual.
Aktivis dari Lentera Sintas Indonesia, Rastra Yasland, mengatakan hasil survei yang mereka lakukan terhadap 62.224 responden menunjukkan 64 persen perempuan paling banyak mengalami pelecehan dan 11 persen dialami laki-laki.
Para pelaku, katanya. paling banyak menyasar wanita berpakaian tertutup.
"Menurut hasil survei, mayoritas korban pelecehan tidak mengenakan baju terbuka saat mengalami pelecehan seksual melainkan memakai celana/rok panjang dengan persentase 18 persen, hijab 17 persen, dan lengan panjang 16 persen," ujar Rastra dalam sebuah diskusi di Jakarta Pusat, Rabu (17/7).
Sedangkan untuk lokasinya, kata Rastra, pelecehan seksual paling banyak terjadi di jalanan umum yakni 34 persen. Kemudian, disusul halte, transportasi umum, pemukiman, sekolah dan pasar.
"Setelah kita downgrade transportasi umum mana saja, di bus 18 persen, baru KRL," sambungnya.
Data itu, katanya, menampik mitos bahwa pelecehan seksual terjadi di tempat-tempat sepi.
Peristiwa kejahatan seksual, katanya, juga ternyata sering terjadi siang hari. Survei menunjukkan, pelecehan seksual siang hari sebesar 35 persen, kemudian sore 25 persen.
Ia berharap adanya hasil survei ini meningkatkan kesadaran masyarakat tentang stigma perempuan berpakaian provokatif dan lebih banyak beraktifitas malam 'sudah akrab' dengan pelecehan seksual. Sebab perempuan berpakaian sopan dan rapih sesuai norma juga tak luput menjadi target pelaku pelecehan.
Baca juga:
Hentikan Pelecehan Seksual Terhadap Perempuan!
Polisi Tangkap Guru SD Peremas Payudara Turis Asing di Yogyakarta
Pemerkosa Remaja Depresi di Depok Mengaku Akan Nikahi Korban
Duterte Dinilai Tidak Pantas Sahkan UU Anti-Pelecehan Seksual
Anak Korban Pencabulan Ayah Tiri Hingga Hamil di Garut Diberi Pendampingan Psikologis
Cabuli Siswi SMA, Dua Pemuda di Tangsel Dibekuk Polisi
Polisi Akan Panggil Orang Tua Remaja Depresi Yang Diperkosa