LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Survei Indikator: 56,9 Persen Masyarakat Tidak Bersedia Divaksinasi

Persentase tertinggi berikutnya sebesar 16,8 persen beralasan vaksin Covid-19 tidak efektif. Berikutnya merasa badan sehat sehingga tidak membutuhkan vaksin, persentasenya sebesar 12,6 persen.

2021-08-25 15:53:41
survei
Advertisement

Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan 56,9 masyarakat Indonesia kurang bersedia atau sangat tidak bersedia melakukan vaksinasi Covid-19. Angka ini jauh lebih tinggi dari persentase masyarakat cukup bersedia melakukan vaksinasi Covid-19 yang hanya 28,6 persen.

Sementara masyarakat yang mengaku sangat bersedia melakukan vaksinasi Covid-19 tercatat 13,9 persen dan tidak tahu apakah akan bersedia melakukan vaksinasi Covid-19 sebesar 0,6 persen.

"Yang mengatakan kurang bersedia atau sangat tidak bersedia itu lebih besar dibanding yang cukup bersedia," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Rabu (25/8).

Advertisement

Burhanuddin menyebut, mayoritas masyarakat tidak bersedia divaksin Covid-19 karena 7 alasan. Persentase terbanyak yakni 51,9 persen beralasan mungkin ada efek samping yang tidak aman.

Persentase tertinggi berikutnya sebesar 16,8 persen beralasan vaksin Covid-19 tidak efektif. Berikutnya merasa badan sehat sehingga tidak membutuhkan vaksin, persentasenya sebesar 12,6 persen.

Kemudian beralasan vaksin mungkin tidak halal 3,9 persen, tidak mau membayar untuk mendapatkan vaksin 2,5 persen, sudah banyak yang mendapatkan vaksin sehingga tidak perlu mengikuti vaksinasi 1,9 persen.

Advertisement

Ada juga yang beralasan tidak mau masuk persekongkolan perusahaan farmasi pembuat vaksin sehingga menolak vaksinasi dengan persentase 0,9 persen. Alasan lainnya 22,8 persen dan tidak tahu atau tidak menjawab 1,1 persen.

"Ini masukan yang baik buat pemerintah, sebagian besar mereka yang tidak bersedia karena takut efek samping," tutup Burhanuddin.

Baca juga:
Anggota Komisi IX Cecar Menkes Soal Pejabat Dapat Booster Vaksin Covid-19
Beredar Flyer Vaksinasi Berbayar, Ini Penjelasan SpeedLab
Vaksinasi di Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2021
Eks Napi Teroris di Makassar Ajak Warga Tak Termakan Hoaks Vaksin
Dokter di Bulukumba Meninggal Usai Divaksin, Dinkes Sebut Ada Riwayat Hipertensi
Efek Samping Vaksin Covid-19 pada Anak, Ketahui Cara Mengatasinya

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.