Survei: 63,4 % warga Jakarta lebih percaya Ahok ketimbang DPRD DKI
Mayoritas warga Jakarta menginginkan Ahok menyelesaikan konflik dengan DPRD lewat jalur dialog.
Konflik terkait dana siluman APBD DKI antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan DPRD DKI masih bergejolak. Keduanya saling lempar tanggung jawab atas temuan anggaran Rp 12,1 triliun itu. Bahkan DPRD DKI berencana gulingkan Ahok dengan membuat hak angket menyelidiki pelanggaran UU yang dilakukan mantan Bupati Belitung Timur itu.
Cyrus Network melakukan penelitian mengenai pendapat masyarakat DKI Jakarta terhadap kisruh dan saling tuding antara DPRD DKI dan Ahok. Penelitian dilakukan dengan cara wawancara tatap muka dengan 1.000 responden yang dipilih secara acak dengan multistage random sampling di seluruh wilayah DKI Jakarta.
Penelitian itu juga menggunakan proporsi responden laki-laki dan perempuan sebesar 50:50 persen. Sedangkan tingkat kepercayaan survei adakah 95 persen dengan margin of error sebesar kurang lebih 3,1 persen.
"Sebanyak 54,8 persen responden mengaku mengikuti isu itu dan 63,4 persen di antaranya menilai Ahok lebih dapat dipercaya. Kepercayaan publik terhadap Ahok jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan DPRD DKI yang hanya 8,6 persen," kata CEO Cyrus Network Hasan Nasbi di resto D' Consulate Jakarta, Kamis (12/3).
Menurutnya, walaupun Ahok mendapat kepercayaan yang tinggi, sebesar 27,15 persen responden menganjurkan mantan Bupati Belitung ini mengedepankan jalur dialog dengan DPRD DKI. Sementara 25,75 persen menganjurkan Ahok melaporkan dugaan penggelembungan dana itu ke aparat penegak hukum.
"Terhadap DPRD DKI sebesar 32,77 persen responden menantang agar membuktikan secara hukum segala tudingan dan kecurigaan dari Ahok yang keliru dan 28,56 persen menganjurkan dialog. Yang menarik, dukungan publik terhadap hak angket hanya 2,51 persen," terang dia.
Lanjut dia, survei yang dilakukan pada 2-7 Maret 2015 ini juga menunjukkan tingkat popularitas Ahok yang masih tinggi. Warga ibu kota tidak melihat faktor etnis dan agama sebagai indikator penilaian terhadap kinerja gubernur DKI Jakarta.
"Tingkat popularitas Ahok masih sangat tinggi yaitu 95 persen dengan tingkat ketersukaan sebesar 66,6 persen. Bahkan, 62 persen responden menilai Ahok layak memimpin Jakarta kembali untuk periode berikutnya," pungkas dia.
Baca juga:
Ini aksi heboh seorang bocah ISIS eksekusi mata-mata Israel
8 Kisah saudara kembar paling heboh di dunia
Biar didukung rakyat, 4 politikus ini nekat foto telanjang
6 Skandal seks yang mengguncang sebuah negara
Cara lucu kerjai telepon penipu 'hadiah Rp 10 juta dari Telkomsel'
Tombol panik, aplikasi anti begal ala Walikota Bandung
Jangan lewatkan:
7 Gadis Jepang ini miliki wajah super kawaii
Ini kronologis pelecehan seksual yang dialami T di Malaysia
Momen-momen mengharukan duo 'Bali Nine' jelang eksekusi mati
Bikin blunder 'tsunami', Menteri Tedjo jadi bulan-bulanan dunia
Karisma Kim Jong-un bikin tentara wanita Korea Utara 'klepek-klepek'
Daffa Imran serta bocah Indonesia yang sukses tembus Eropa