Sulsel Dapat 20 Ribu Rumah Subsidi, Menteri PKP Maruarar: Tolong Dihabiskan 4 Bulan
Kementerian PKP telah mengalokasikan sebesar 350 ribu rumah subsidi di Indonesia.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan untuk menyalurkan rumah subsidi sebanyak 20 ribu unit kepada warga. Sebelumnya, Kementerian PKP telah mengalokasikan sebesar 350 ribu rumah subsidi di Indonesia.
Maruarar mengatakan pada tahun 2025, Presiden Prabowo menaikkan kuota rumah subsidi dari 220 ribu menjadi 350 ribu unit. Maruarar menyebut jumlah kuota tersebut merupakan sejarah Indonesia untuk rumah subsidi.
"Kuotanya pertama sepanjang sejarah yang biasanya setiap tahun 220-230 ribu, Pak Presiden Prabowo belum sampai satu tahun, sudah menaikkan luar biasa besar menjadi 350 ribu (unit rumah subsidi). Terbesar sepanjang sejarah Indonesia," ujarnya.
Maruarar mengatakan pada akhir September 2025, Presiden Prabowo akan meresmikan 25 ribu unit rumah subsidi sekaligus. Ia menyebut rumah subsidi yang berkualitas sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
"Mohon doanya, karena rumah subsidi ini sangat bagus bagi rakyat, dibutuhkan rakyat. Bunganya itu 5 persen, DP-nya 1 persen, bisa dicicil panjang. Ada juga banyak kemudahan, tadi BPHTB sudah gratis, PBG persetujuan bangunan juga sudah gratis," bebernya.
Ara sapaan Maruarar juga menitipkan pesan kepada Pemprov Sulsel untuk segera menyalurkan rumah subsidi kepada masyarakat hingga akhir tahun. Ara menyebut ada 20 ribu rumah subsidi dialokasikan untuk rakyat Sulsel.
"Jadi Ibu (Wagub Sulsel), Pak Heru alokasikan, kalau memang siap, 20 ribu rumah subsidi buat di Sulsel. Tolong dihabiskan 4 bulan ini, Ibu (Wagub Sulsel) bekerja keras," kata Ara.
Ara menyebut kuota 20 ribu rumah subsidi untuk Sulsel merupakan yang terbanyak dibandingkan provinsi lainnya. Untuk itu, Ara berharap Pemprov Sulsel bisa menyalurkan segera rumah subsidi ke masyarakat.
"Tolong bekerja keras para pengembang, supaya rakyat di Sulsel bisa menikmati rumah subsidi dari Bapak Presiden Prabowo. Semoga bisa bermanfaat buat masyarakat," pungkasnya.