Sudah dilarang, ribuan massa HTI di Makassar nekat tabligh akbar
Sudah dilarang, ribuan massa HTI di Makassar nekat tabligh akbar. Massa yang datang dari berbagai daerah di Sulsel ini menumpuk di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman setelah dilarang masuk ke lapangan Karebosi.
Ribuan massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) memadati sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu (16/4). Padahal pihak Kepolisian dan Pemkot Makassar sudah melarang menggelar tabligh akbar.
Massa yang datang dari berbagai daerah di Sulsel ini menumpuk di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman setelah dilarang masuk ke lapangan Karebosi.
Meski dalam pengawasan ketat aparat keamanan gabungan Polri, TNI, Satpol PP dan petugas Dishub, mereka tetap semangat berdiri di pinggir jalan di tengah terik mentari pagi sembari bergantian menyerukan kata khilafah Islam janji Allah SWT, shalawat dan yel-yel. Bukan hanya orang dewasa, anak-anak pun ikut dalam gelaran tabligh akbar. Mereka membawa posisi di dua sisi jalan, antara barisan perempuan dan laki-laki.
Setelah satu jam mereka menumpuk di jl Jenderal Sudirman, Kapolrestabes Makassar Kombes Polisi Endi Sutendi mendatangi massa dan bertemu koordinator lapangan. Tampak di sekeliling lokasi unjuk rasa siaga mobil water canon, truk rantis.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, saat ini secara bergelombang kelompok Hizbut Tahrir mendekati sisi-sisi lapangan Karebosi yakni di jl Jenderal Sudirman dan jl Ahmad Yani. "Jumlahnya sekitar 2.000-an orang. Hari ini kita siaga satu," kata Kombes Polisi Dicky Sondani.
Baca juga:
Tak kantongi izin, massa HTI diminta tinggalkan Lapangan Karebosi
Hindari gesekan, polisi tolak keluarkan izin HTI gelar tablig akbar
Polisi bubarkan kegiatan Forum Khilafah di Semarang
Dibubarkan polisi, panitia acara HTI dievakuasi pakai barracuda
Rektor ISI janjikan SK batasi kegiatan ormas, HTI sangkal mencampuri
Gelar apel siaga, Banser minta polisi bubarkan Muktamar HTI Kediri