Suami Korban Kecelakaan di Pasar Minggu: Hati-Hati Berkendara Mobil di Jakarta
Sebelum kejadian tersebut, Pinkan sempat pamit untuk berangkat kerja sekitar pukul 10.30 WIB. Lalu Rahmat menerima pesan di sosial media dari seorang warga net sekitar pukul 13.30 WIB.
Rahmat Hidayatullah, suami Pinkan Lumingkan korban kecelakaan maut di Jalan Raya Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan mengaku masih belum percaya istrinya meninggal. Jasad Pinkan pun sudah dimakamkan di TPU Bambon, Beji, Depok.
Rahmat pun menerima peristiwa yang menimpa istrinya sebagai sebuah takdir. "Ya kalau dari saya pribadi, semua kejadian ini tak ada yang bisa diduga. Ini merupakan takdir, buat pengendara yang lain lebih hati-hati lagi," katanya, Sabtu (26/12).
Sebelum kejadian tersebut, Pinkan sempat pamit untuk berangkat kerja sekitar pukul 10.30 WIB. Lalu Rahmat menerima pesan di sosial media dari seorang warga net sekitar pukul 13.30 WIB.
"Istri saya itu berangkat dari rumah jam 10.30 WIB pagi untuk berangkat kerja. Jam 13.30 WIB saya dapat informasi dari orang gak saya kenal lewat DM instagram, dia menceritakan benar bukan KTP yang ini keluarga saya, terus saya bilang iya. Baru orang itu memberitahu bahwa istri saya kecelakaan di Pasar Minggu," ujarnya.
Dia menginginkan agar pelaku bisa bertanggung jawab atas peristiwa yang menimpa istrinya dan orang lain itu.
"Yang pertama saya ingin beliau benar benar bertanggung jawab untuk istri saya dan orang lain. Ke depannya hati hatilah berkendara mobil, karena kan tahu sendiri di Jakarta lingkungannya ramai," tegasnya.
Rahmat juga meminta pertanggungjawaban dari pelaku kecelakaan tersebut. Dia pun mengaku ingin tahu detail peristiwa yang menimpa istrinya itu.
"Ya saya sebagai keluarga korban istri saya sendiri. Saya berharap pelaku bisa bertanggung jawab terhadap apa yang dia lakukan. Mungkin dia tak sengaja, tapi setidaknya saya bisa dikasih tahu detail kejadiannya. Saya harap juga pelaku benar-benar bisa bertanggung jawab atas kejadian yang menimpa istri saya dan korban yang lain," harapnya.
Dia mengaku tidak begitu tahu detil kecelakaan yang dialami istrinya. Dia hanya tahu kalau istrinya ditabrak oleh pengemudi mobil.
"Saya dapat sedikit informasi dari saksi yang ada di sekitar TKP bahwa istri saya dan yang lain ditabrak oleh pengemudi mobil. Untuk detilnya saya belum tahu pelaku mobilnya apa, pelakunya siapa, saya belum dapat informasi detail. Sebatas yang diinformasikan tadi itu, istri saya kecelakaan di Pasar Minggu, meninggal dunia di tempat, dan korban yang lain pun luka cukup berat. Sampai sekarang saya gak tahu pelaku, dan belum ada permintaan maaf secara langsung kepada saya," tutupnya.
Baca juga:
Mobil Kijang Terobos Lampu Merah Terguling di Jalan Sutomo Medan
Adu Banteng, Pemotor Tewas Kecelakaan di Jalan Peternakan Jakbar
Detik-detik Kecelakaan Pasar Minggu, Hyundai Serempet Innova hingga Keluar Jalur
Jadi Tersangka Kecelakaan di Pasar Minggu, Pengemudi Hyundai Ditahan
Alasan Polisi Tetapkan Pengemudi Hyundai Tersangka Kecelakaan di Pasar Minggu