Stadion Manahan direvitalisasi, ribuan PKL terancam kehilangan lapak
Revitalisasi Stadion Manahan.
Revitalisasi Stadion Manahan, Solo akan dilaksanakan pertengahan tahun ini. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) siap menggelontorkan anggaran lebih dari Rp 300 miliar untuk mengubah wajah Stadion Manahan menjadi Stadion Utama Gelora Boeng Karno (SUGBK) mini.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Joni Hari Sumantri mengatakan, dalam rapat koordinasi Pemkot Solo dan Kementerian PUPR di Jakarta pekan lalu disebutan bahwa sasaran utama revitalisasi mencakup bagian dalam stadion dan sisi luar dengan radius 15 meter.
Nantinya seluruh bagian stadion akan ditutup dengan atap, seluruh tribun akan dipasang single seat. Tak hanya itu, lntasan atletik dan rumput stadion juga akan diganti.
"Revitalisasi akan dimulai maksimal pertengahan bulan depan dan ditargetkan selesai bulan Oktober 2019," ujar Joni, Selasa (8/5).
Revitalisasi Stadion Manahan dipastikan akan berimbas terhadap keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar lokasi. Ribuan PKL yang berdagang tiap Minggu pagi (Suday Market) dilarang beraktifitas. Sekitar stadion terbesar di Jaqa Tengah tersebut harus steril saat proyek berlangsung.
"PKL Sunday Market kita minta mencari lokasi lain, ini berkaitan dengan keamanan dan keselamatan proyek konstruksi tersebut," jelas Joni.
Joni mengemukakan, sejak Desember lalu pihaknya sudah memberitahu para PKL untuk menyiapkan diri kalau pembangunannya dimulai. Pihaknya
saat ini sedang menyiapkan sosialisasi. Ia berharap bulan ini bisa disampaikan kepada masyarakat.
"Prinsipnya saat proyek revitalisasi dimulai, Manahan harus steril. Ini konstruksi besar dan menggunakan berbagai peralatan berat, jadi standar keamanannya harus tinggi," jelasnya.
Terkait revitalisasi tersebut, Ketua Serikat Pedagang Minggu Pagi Manahan (SPMPM), Joko Santoso mengaku belum menerima pemberitahuan resmi dari instansi terkait. Kendati demikian pihak paguyuban berharap, aktivitas PKL Sunday Market tetap diakomodasi pemkot selama dan sesudah revitalisasi.
"Kami berharap Pemkot Solo tetap mengakomodasi aktivitas PKL Sunday Market selama dan sesudah revitalisasi. Apalagi kami selalu bersikap kooperatif dengan kebijakan pemkot," katanya.
Baca juga:
Stadion Manahan segera direvitalisasi, seluruh aktivitas publik dihentikan
Bangun pasar ayam, Pemkot Solo minta dana Rp 24,5 M ke Pemerintah Pusat
Lawan rencana eksekusi pasar Kemiri, pedagang geruduk PN Depok
Revitalisasi Pasar Jebres, Pemkot Solo siapkan Rp 18,5 miliar
Dedi Mulyadi nilai tempat pelelangan ikan perlu direvitalisasi
Pembangunan Pasar Klewer timur belum jelas, Pemkot Solo ketar-ketir
Blusukan di pasar Tanah Merah Madura, Khofifah dengar curhatan pedagang