LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sopir Taksi di Samarinda Dikeroyok, 1 Pelaku Ditangkap dan Seorang Tewas

Haerul (16), warga Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan, diringkus polisi di Samarinda, Kalimantan Timur. Dia diduga sebagai pengeroyok sopir taksi yang terjadi Selasa (27/11) dini hari lalu. Temannya yang juga pelaku pengeroyokan, Tamrin (34), ditemukan tewas.

2018-11-29 14:01:46
Pengeroyokan
Advertisement

Haerul (16), warga Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan, diringkus polisi di Samarinda, Kalimantan Timur. Dia diduga sebagai pengeroyok sopir taksi yang terjadi Selasa (27/11) dini hari lalu. Temannya yang juga pelaku pengeroyokan, Tamrin (34), ditemukan tewas.

"Jadi mayat yang ditemukan mengambang di Sungai Karang Mumus Rabu (28/11) siang kemarin itu, adalah pelaku yang kita cari," kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota Ipda Purwanto kepada merdeka.com, Kamis (29/11).

Haerul, ditangkap beberapa jam usai melakukan pengeroyokan. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 03.00 WITA, di Jalan Jelawat, Sidodamai, Samarinda. Korban Kamaruddin, yang juga sopir taksi, bermaksud memarkir taksinya di jalan itu.

Advertisement

"Korban (Kamaruddin) ini kelelahan, karena habis antar penumpang dari Balikpapan," ujar Purwanto.

Saat akan memarkir taksi, Tamrin dan Haerul yang berboncengan di atas motor, mengklakson taksi Kamarudin. Kamarudin juga membalas dengan klason, dan lambaian tangan. "Belakangan, Tamrin dan Haerul ini, memutar balik. Mereka merasa diolok korban," tambah Purwanto.

"Keduanya mendatangi korban, yang masih di dalam taksi. Thamrin cabut badik, dan Haerul langsung memukuli korban dengan tangan kosong hingga korban luka-luka," terang Purwanto.

Advertisement

Dicky, warga sekitar yang melihat aksi penganiayaan itu mengejar Tamrin dan Haerul. Kamaruddin dan Dicky melapor polisi, dan berhasil menangkap Haerul. Sementara Tamrin, ditemukan tidak bernyawa mengambang di sungai. "Jadi memang mayat yang ditemukan itu, ya Tamrin yang kita cari," demikian Purwanto.

Baca juga:
Pria di Surabaya Disabet Senjata Tajam Saat Pasang Banner Caleg
Berkas Lengkap, 7 Tersangka Penganiayaan Haringga Segera Diadili
Dua Kelompok Pemuda Bertikai Gara-Gara Jual Beli Motor, Satu Orang Tewas
Gara-gara Pohon Pepaya, Dua Warga di Palopo Tebas Tetangga Pakai Parang
Bawa anak kucing, pria di Depok babak belur dipukuli warga karena dikira penculik
Penganiaya Haringga di bawah umur dijerat pasal pembunuhan dan pengeroyokan

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.