LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Soal Semen Rembang, Fadli Zon minta pemerintah bela rakyat kecil

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyatakan, seharusnya aksi cor kaki itu tak terjadi. Pemerintah harus mengoptimalkan proses dialog dan memberikan kepuasan terhadap masyarakat khususnya petani di Kendeng.

2017-03-21 14:24:09
Sengketa pabrik semen
Advertisement

Petani pegunungan Kendang dan beberapa daerah lainnya seperti Rembang, Pati, Gerobokan, dan Blora melakukan aksi cor kaki untuk menuntut ditariknya regulasi peraturan yang dibuat oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tentang izin lingkungan PT Semen Indonesia di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Aksi itu sebagai bentuk protes warga terhadap pembangunan pabrik semen di wilayahnya.

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyatakan, seharusnya aksi cor kaki itu tak terjadi. Pemerintah harus mengoptimalkan proses dialog dan memberikan kepuasan terhadap masyarakat khususnya petani di Kendeng.

"Saya kira mestinya tidak perlu terjadi langkah-langkah seperti itu. Apalagi menurut berita mereka juga sudah memenangkan itu jadi harus ada keadilan prinsipnya," kata Fadli Zon di Kompleks DPR MPR, Jakarta, Selasa (21/3).

Politisi Partai Gerindra ini juga menyebutkan pembangunan pabrik semen tersebut dikhawatirkan merusak sumber air yang menjadi kehidupan warga sekitar.

"Awalnya kita mendengar ini dari sisi amdal ada masalah karena itu lah masyarakat bisa memenangkan itu. Karena memang ada persoalan yang menyangkut lingkungan," jelas Fadli.

Menurut Fadli, negara harus hadir dan membela kepentingan rakyat kecil. Pemerintah harus mengoptimalkan proses dialog dan juga kepuasan dari masyarakat khususnya petani di Kendeng. Meski demikian, bukan berarti dirinya menolak adanya kemajuan di suatu wilayah.

Hanya saja, proses pemberian kompensasi pemilik pabrik kepada warga harus diperhatikan. Hal itu dilakuan sebagai bentuk penghargaan kepada warga yang merelakan wilayahnya dibangun pabrik semen.

"Dalam proses pemberian kompensasi kah atau wilayahnya atau operasionalnya di mana dan sebagainya itu harusnya betul-betul persoalan dengan masyarakat itu selesai tuntas baru bisa dilanjutkan," jelas Fadli.

Saat dimintai langkah khusus yang dilakukan DPR dalam kasus ini, Fadli pun mengaku tak pernah mendapatkan laporan khusus tentang itu. Dia hanya mengatakan para petani Rembang tersebut pernah mendatangi gedung DPR 2 tahun yang lalu.

"Kalau tidak salah mereka pernah datang tahun lalu. Tapi saya tidak pernah memeriksa itu. Jadi saya melihat dari sisi umum saja karena sudah jadi perhatian publik," tutupnya.

Untuk diketahui, salah satu peserta aksi tolak pembangunan pabrik semen Rembang meninggal dunia. Dia adalah Patmi atau yang lebih akrab dipanggil Bu Patmi (48) asal Pati.

Ketika dimintai konfirmasi seputar kabar kematian Patmi, Mokh Sobirin, salah satu koordinator, membenarkan berita tersebut. Baginya, peristiwa meninggalnya Patmi adalah musibah.

"Kemudian musibah terjadi. Bu Patmi, salah satu peserta aksi, mengalami, dugaan kami, dalam perjalanan (ke Rumah Sakit) meninggal karena serangan jantung," ungkap Sobirin, dari Desantara, salah satu NGO (Non Government Organization) yang tergabung dalam 'Koalisi untuk Kendeng', Selasa (21/3).

Baca juga:
Sebelum wafat, peserta cor kaki tolak semen Rembang sempat kejang
Salah satu peserta aksi cor kaki tolak pabrik semen meninggal
Peserta aksi cor kaki tolak pabrik semen Rembang pulang kampung
Para petani Kendeng tinggalkan keluarga demi aksi cor kaki di Istana
PT Semen Indonesia sepakat hentikan sementara penambangan di Rembang
Usai bertemu Teten, petani Kendeng bakal lanjutkan aksi cor kaki
Petani yang aksi semen kaki temui Kepala Staf Presiden di Istana

(mdk/msh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.