LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Soal penghargaan Adipura, Ridwan Kamil akui ada ketidakpuasan

Bandung disebut tidak pantas menyandang gelar tersebut.

2015-11-23 18:41:49
Ridwan Kamil
Advertisement

Setelah penantian selama 17 tahun, akhirnya Kota Bandung kembali mendapat penghargaan Adipura. Tetapi tak sedikit yang menyebut, Bandung tidak pantas menyandang gelar tersebut, salah satunya dari LSM Walhi Jabar. Bagaimana tanggapan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil?

"Kalau ada kurang-kurang atau ketidakpuasan memang masih ada. Tapi kalau mau fair, silakan bandingkan antara sebelum saya menjabat dan belum menjabat. Ini ada progres, progres ini yang dihargai," kata pria yang akrab disapa Emil ini di Trans Luxury Hotel Bandung, Senin (23/11).

Dia menerangkan, penghargaan Adipura yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup itu tak melulu memberikan penilaian tentang kebersihan. Tapi ada indikator lain sehingga Bandung masuk dalam satu penilaiannya.

"Adipura itu kebersihan dan tata kelola lingkungan, kalau tata kelola lingkungan kan tidak melulu urusan bersih tidak bersih," katanya.

Saat presentasi tentang Bandung untuk menjelaskan mengapa kotanya layak meraih Adipura, lanjut dia, dirinya memaparkan 30 program untuk memperbaiki kebersihan dan tata kelola lingkungan.

"Saya sampaikan ada lebih dari 30 program untuk memperbaiki kebersihan tata kelola lingkungan kota Bandung diluncurkan waktu saya pertama kali menjabat dari berbasis inovasi, regulasi, desentralisasi dan kolaborasi," tandasnya.

Dia tak menyanggah jika kebersihan Bandung belum merata, apalagi di kawasan pinggiran yang masih disergap banjir karena sampah.

"Bahwa bersih sekali saya kira debatable, tapi bahwa jauh lebih bersih dari tahun lalu juga ini fakta," paparnya.

Walhi sebelumnya menyebut bahwa gelar Adipura hanya sebatas seremonial saja. Misalnya revitalisasi taman. Tidak ada perawatan khusus usai diluncurkan.

"Coba lihat taman Cilaki bunganya rusak tidak ada perawatan pascaditata. Jadi jangan hanya seremonial saja, tapi setelah itu ada monitoring atau evaluasi dan tindakan keberlanjutan," kata Direktur Eksekutif Walhi Jabar Dadan Ramdan diberitakan merdeka.com, Jumat (20/11).

Baca juga:
17 kali gagal, Ridwan Kamil optimis tahun ini Bandung raih Adipura
Setelah 17 tahun, Kota Bandung raih penghargaan Adipura 2015
Dapat Adipura, PNS Bandung syukuran dan cukur gundul
Walhi Jabar sindir penghargaan Adipura untuk Kota Bandung
Tahun depan Real Madrid dan Barcelona berkunjung ke Bandung
Populasi jomblo di Kota Bandung banyak, ini nasihat Ridwan Kamil

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.