LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Soal Pansus Pelindo, Rahmawati heran dengan sikap KIH

"Aneh masalah korporasi kok jadi masalah negara. DPR seperti turun kelas," kata Rahmawati.

2015-11-04 14:00:19
Pansus Pelindo
Advertisement

Putri Presiden pertama Indonesia Soekarno, Rahmawati Soekarnoputri mengaku heran dengan sikap politik DPR. Khususnya fraksi-fraksi di Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang ngotot memperjuangkan kepentingan politiknya melalui Pansus Pelindo II.

"Ada apa masalah Pelindo II diuber-uber?. Sampai-sampai DPR bikin Pansus segala," kata Rahmawati dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (4/11).

Bagi Rahmawati, apa yang terjadi di DPR dengan membentuk Pansus Pelindo II jelaslah sangat aneh dan mencurigakan. "Aneh masalah korporasi kok jadi masalah negara. DPR seperti turun kelas," tegasnya.

Menurut Rahmawati, seharusnya DPR itu menyoroti kasus besar. Kalaupun membuat pansus, harusnya untuk mengusut kasus
mega korupsi seperti BLBI yang merugikan negara hingga Rp 600 triliun, dan kasus Century.

"Jadi fair, DPR kan legislatif vis a visnya dengan Pemerintah eksekutif, bukan ngurus korporasi Pelindo yang sifatnya hanya operator bukan regulator yaitu kementerian," ungkapnya.

Dengan DPR membentuk pansus, sekarang efeknya penegak hukum pun jadi saling pasang kuda-kuda. Rahmawati curiga kepentingan politik KIH yang ngotot dengan Pansus Pelindo II.

"Kok makin semrawut penguasa sekarang sampai bikin pansus segala. Ada apa KIH kebakaran jenggot?," pungkasnya.

Baca juga:
RJ Lino mulai kehilangan 'pegangan' soal perpanjangan konsesi JICT?
Masinton sebut RJ Lino harus dijemput paksa Bareskrim
Demokrat anggap hak angket DPR buat usut Pelindo berlebihan
Pembentukan Pansus dinilai cuma hambat Polri usut korupsi Pelindo
Pemanggilan JK dalam Pansus Pelindo dianggap bisa jadi bumerang DPR
Bareskrim bakal layangkan surat pemanggilan kedua ke RJ Lino

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.